Judo Badung Berambisi Tambah Emas di Kelas Fighter

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Prestasi tim judo Badung di arena Porprov Bali XV/2022 lalu menarik perhatian. Setelah sekian lama berjuang dalam edisi Porprov, Judo Badung meraih 4 keping medali emas dimana dua diantaranya berhasil kawin emas di nomor kata atau kategori seni.

Meski masih dua tahun lagi, tapi dari sekarang pihaknya mulai membuat pondasi, termasuk melirik kelas fighter (tarung) untuk dimaksimalkan agar menambah jumlah emas di Porprov Bali XVI/2025 mendatang. Hal itu ditegaskan salah satu pelatih Pengkab Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Badung, I Nyoman Sudarmayasa.

 “Selama persiapan Porprov Bali 2022 lalu kami ‘menitipkan’ anak-anak dengan dilatih oleh Sensei Sengoku yang merupakan pelatih ternama dengan spesialis kata atau seni. Hasilnya bisa terlihat kami bisa kawin emas di putra dan putri,” ujar Sudarmayasa, Kamis 18 Mei 2023.

Baca Juga:  Bali United Putus Tren Buruk, Sekalinya Menang, Langsung Pesta Gol

Lanjutnya, dalam masa persiapan Porprov Bali 2025 nanti, nampaknya ‘menitipkan’ para judoka Badung di dojo milik Sensei Sengoku itu akan tetap dilakukan. Sembari juga menyiapkan judoka yang dimaksimalkan di kelas fighter. “Untuk kelas fighter ini harus bisa kami maksimalkan untuk menambah medali. 4 emas di Porprov Bali 2022 lalu itu harus dijadikan motivasi karena mempertahankan lebih susah dari meraihnya,” tegas Sudarmayasa.

Namun kelas fighter itu tidak akan bisa mudah dicapai karena harus berhadapan dengan rival. Salah satu kabupaten/kota yang memang kuat di kelas fighter ini adalah Kota Denpasar. Beban mental tentu saja akan menyelimuti judoka Badung nanti. Tapi pihaknya sudah memberikan arahan agar atlet tidak tegang, tetap rileks dan santai namun serius. “Kabar bagusnya judoka Badung yang main di Porprov Bali lalu masih bisa turun lagi dua tahun mendatang. Rata-rata umur mereka masih 20-22 tahun,” tegasnya sembari mengatakan maksimal umur di Porprov Bali adalah 30 tahun.

Baca Juga:  Membanggakan! Tim Hockey Badung Raih Juara I Putra dan Putri Bali Friendship Hockey Festival 2025

Hanya saja, pihaknya tak menjamin seratus persen judoka itu bisa kembali memperkuat Badung karena PJSI Badung menerapkan sistem promosi dan degradasi. Jika dalam proses persiapannya judoka itu konsisten dan disiplin dalam berlatih, bukan tidak mungkin akan direkrut kembali. “Selain itu tolok ukur lainnya adalah memantau konsistensi mereka dalam kejuaraan, minimal dalam ruang lingkup provinsi seperti kejurprov,” ujar Sudarmayasa.

Baca Juga:  Breaking News, Stadion Dipta Tak Diperbolehkan Jadi Kandang Bali United di Putaran Kedua Liga

Untuk evaluasi saat Porprov Bali 2022 lalu, Sudarmayasa menyebut mental dan teknik yang perlu untuk diasah. “Kalau fisik sudah bagus, nafas mereka sudah panjang. Begitu juga VO2 Max nya juga baik. Tinggal teknik dan mental saja. Nanti sambil jalan pasti akan meningkat,” tandasnya. BWN-06

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR