Jemput Bola Tangani Masalah Sosial di 43 Desa/Kelurahan, Dinsos Denpasar Gelar “TKSK Menyapa”

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang bertugas membantu penyelenggaraan kesejahteraan sosial di bawah Dinas Sosial Kota Denpasar terus mengambil langkah proaktif dalam mempercepat penanganan berbagai permasalahan sosial. Salah satu upaya tersebut adalah melalui program “TKSK Menyapa” yang digelar secara berkelanjutan dan menyasar 43 desa/kelurahan di Kota Denpasar.

Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati, saat ditemui pada Jumat 9 Mei 2025 di kantornya, menjelaskan bahwa program ini berlangsung di empat kecamatan yakni, Denpasar Timur, Denpasar Selatan, Denpasar Utara, dan akan berakhir di Kecamatan Denpasar Barat. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan langsung Kepala Lingkungan (Kaling) dan Kepala Dusun (Kadus) untuk berdialog, mendengar, dan mencari solusi atas berbagai masalah sosial yang terjadi di wilayah mereka.

Baca Juga:  Gubernur Koster Terima Perwakilan Masyarakat Sidakarya, Intaran dan Serangan Bahas Terminal LNG Bagian Menuju Bali Mandiri Energi Bersih

“Program TKSK Menyapa ini bertujuan memberikan pedoman kepada para kaling dan kadus dalam menangani berbagai gangguan sosial di lingkungan masing-masing,” ujar Laxmy.

Beberapa isu sosial yang diidentifikasi melalui program ini antara lain, penduduk pendatang yang tidak melapor diri, kepemilikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang tidak aktif, serta keterlambatan layanan sosial akibat data yang tidak valid. Selain itu, penanganan juga difokuskan pada distribusi bantuan sosial dalam Program Keluarga Harapan (PKH), lansia terlantar baik dari kalangan penduduk pendatang maupun warga Denpasar, serta edukasi mengenai penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), yatim piatu, hingga penyebaran HIV/AIDS.

Baca Juga:  Dua Belas Gerakan Yoga Cegah Covid-19 Yoga Virtual di Tengah Pandemi

Program ini juga melibatkan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Denpasar sebagai mitra strategis dalam penanganan isu kesehatan sosial. Atas inisiatif ini, program “TKSK Menyapa” meraih Juara II Kiprah Inovasi Pelayanan Publik yang diselenggarakan Pemkot Denpasar.

Laxmy mengimbau kepada seluruh penduduk pendatang di Kota Denpasar agar melengkapi diri dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan melalui daerah asal mereka, serta memastikan kelengkapan administrasi kependudukan. Hal ini penting agar apabila terjadi masalah sosial, proses penanganannya dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Baca Juga:  Gubernur Koster Pastikan Pembangunan Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi Jalan Terus

Dinas Sosial Kota Denpasar juga telah berkoordinasi dengan para kadus dan kaling agar mereka dapat menjadi garda terdepan dalam mendeteksi dan melaporkan permasalahan sosial di wilayahnya.

“Kami berharap program ini mampu mempercepat penanganan berbagai gangguan sosial di Kota Denpasar, termasuk dalam kondisi pasca kegawatdaruratan yang mungkin dialami warga maupun penduduk pendatang,” pungkasnya. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR