Denpasar, Baliwakenews.com
Cabor balap motor di nomor motokros di Porprov Bali XV/2022 digelar mulai 14-16 November di Sirkuit Tengkudak, Tabanan. Berbagai persiapan teknis sudah dilakukan dan sudah disepakati oleh masing-masing daerah. Hal ini diungkapkan oleh Kabid Roda II Pengprov IMI Bali Tjok Ari Wibisana Sudharsana saat diwawancarai Rabu kemarin (9/11). “Kami sudah bertemu dengan seluruh peserta maupun road race, untuk masalah teknis sudah oke semuanya,” jelas pria yang akrab disapa Tjok Viki tersebut.
Hanya masih ada beberapa masalah yang mengintai. Salah satunya perbaikan di lintasan. Menurutnya, masih ada beberapa perbaikan di Sirkuit Motokros Tengkudak, Tabanan. Apalagi dengan kondisi cuaca yang sering hujan, membuat sirkuit tersebut perlu dilakukan perbaikan. Masalahnya, perbaikan terbentur pendanaan.
Tjok Viki mengatakan, pendanaan belum turun dan butuh waktu beberapa hari untuk melakukan perbaikan. “Untuk perbaikan di lintasan sepanjang 1,2 km, butuh waktu sekitar empat sampai lima hari. Waktunya mepet, tapi tidak masalah,” terangnya.
Soal biaya perbaikan, Tjok Viki mengatakan butuh biaya sekitar Rp 30 juta. Jumlah tersebut masih jumlah minimal. “Jadi dengan kondisi hujan seperti ini, banyak yang harus diperbaiki. Apalagi anak-anak juga sering berlatih disana,” tambahnya.
Sedangkan untuk nomor road race, pihaknya mengaku tidak ada kendala yang berarti. Untuk road race sendiri akan digelar di Parkir Kantor Bupati Jembrana pada 25-27 November mendatang. “Kalau untuk road race masih enak. Lintasannya aspal jadi tidak ada masalah. Mungkin hanya pengadaan barier atau segala macamnya,” terangnya.
Terkait kabupaten dan kota yang menjadi peserta, pihaknya mengaku tidak semua daerah bisa ikut ambil bagian. Untuk motokros, hanya Klungkung yang absen. Sedangkan road race, Bangli dan Karangasem tidak mengirim pebalap. Pria yang juga pemilik tim motokros Bali MX tersebut menilai akan ada bibit baru yang muncul terutama di motokros. Mungkin saja potensi tersebut lahir untuk bisa menyaingi kroser andalan Bali I Gusti Ngurah Diva Ismayana. BWN-06

































