Kereneng, baliwakenews.com
Kabar dua tuan rumah PON XXI/2024 Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) yang sampai saat ini belum kelar dalam persiapan venue, tak mempengaruhi Bali dalam melakukan persiapan. Bahkan program-program KONI Bali dalam menyiapkan cabang olahraga (cabor) menghadapi Pra-PON tahun 2023 dan PON tahun 2024 tetap berjalan seperti biasanya yang sudah dilakukan.
Hal itu diutarakan Ketua Umum KONI Bali IGN Oka Darmawan saat dikonfirmasi terkait perkembangan PON 2024. Menurutnya, persoalan venue di dua provinsi yaknia Aceh dan Sumut yang akan mempertandingkan total 65 cabor merupakan tanggung jawab kedua provinsi tersebut. “Itu biasa. Dulu waktu PON 2020 di Papua juga keadaannya sama (venue belum beres) sebelum hari H. Toh akhirnya jadi bertanding dan venuenya selesai. Dan kami tidak khawatir apalagi panik soal itu,” ujar Oka Darmawan, Jumat 5 Mei 2023.
Bagi Oka Darmawan hal seperti itu sudah biasa terjadi sebelum PON. Pastinya para cabor termasuk KONI Bali tak mengkhawatirkan kondisi venue di Aceh dan Sumut akan kelar dibangun atau tidak. Yang jelas, KONI Bali fokusnya kini lebih ke persiapan kontingen atau cabang olahraga. “Kami tetap fokus mempersiapkan para atlet terbaik Bali untuk mengikuti Pra-PON tahun 2023 ini dengan hasil maksimal, dan tetap program persiapan PON tahun 2024 setelah Pra-PON juga akan berjalan sesuai relnya,” tegas Oka Darmawan.
Pria yang juga mantan Ketua Umum Pengprov Perbasi Bali itu juga meminta kepada para atlet dan pelatih tidak perlu mengikuti kabar soal venue di Aceh dan Papua, sebaliknya konsentrasi peningkatan kualitas dan prestasi atlet harus tetap menjadi prioritas utama. “Itu sudah menjadi urusan dua provinsi tersebut dan lebih baik kita selesaikan semua persiapan kita sendiri dengan baik. Itu saja,” tutup Oka Darmawan. BWN-06
































