Denpasar, baliwakenews.com
Seorang guru Sekolah Menengah Pertama (SMP), Ni Putu Supadmi (56) menjadi korban aksi kejahatan saat dalam perjalanan mengajar, Selasa (5/1) sekitar pukul 06.00. Ibu guru yang beralamat di Jalan Ternate, Desa Hyang Batu, Denpasar itu, dijambret dan ditentang oleh penjahat hingga terjungkal di Jalan Tukad Yeh Gangga, Denpasar Selatan.
Akibat peristiwa tersebut, Supadmi mengalami luka-luka usai terjungkal dari sepeda motornya. Tak hanya itu, barang-barang berharganya pun hilang, seperti tas yang berisi HP, KTP dan SIM, kartu ATM serta uang tunai Rp 1 juta. “Kasusnya telah ditangani aparat Unit Reskrim Polsek Densel,” kata sumber petugas.
Kejadian yang dialami Supadmi berawal saat berangkat menuju tempat kerjanya di SMP Nasional Panjer, Densel. Saat melintas di TKP, korban dipepet oleh pengendara sepeda motor. Lalu sejurus kemudian, tasnya diambil paksa yang terselempang di bahu. “Pelaku berjumlah dua orang, dengan mengendarai satu sepeda motor,” bebernya.
Usai mendapatkan tas, pelaku menendang motor korban sehingga guru tersebut jatuh. Kemudian pelaku kabur di pertigaan mengarah ke barat. “Korban saat ini sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit,” tegas sumber petugas.
Sementara Kanit Reskrim Polsek Densel Iptu Handimastika yang dikonfirmasi membenarkan adanya laporan kasus jambret yang dialami seorang guru. “Kami masih mengumpulkan bukti-bukti dan mengejar pelakunya,” tegasnya. BWN-01


































