Denpasar, baliwakenews.com
Koperasi Simpan Pinjam Ema Duta Mandiri (KSP EDM) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-21 Tahun Buku 2020 secara virtual melalui zoom meeting. Meski dalam kondisi pandemi Covid-19, Ketua Pengurus KSP Ema Duta Mandiri I Wayan Murja, S.E., MM., melaporkan KSP EDM mampu mengumpulkan Rp960 juta SHU bagi anggota.
Hal tersebut disampaikan Wayan Murja, dalam laporan pertanggung jawabanan kepada anggota. RAT yang dilaksanakan dari Gedung KSP Ema Duta Mandiri, Denpasar ini memberikan laporan pertanggungjawaban serta mensosialisasikan rancangan program kerja pada 2021.
Di sela-sela RAT Virtual, Wayan Murja mengatakan kepada media, secara keseluruhan perkembangan KSP EDM pada 2020 tidak terlepas dari dampak yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19. Sehingga terjadi penurunan seluruh komponen keuangan.
“Penurunan ini mengakibatkan tidak tercapainya rencana kerja, serta beberapa item ada yang mengalami penurunan posisi dari tahun sebelumnya (2019,red),” ungkap Murja.
Lebih lanjut Murja mengatakan, meski ada penurunan namun jumlah aset dan penyaluran kredit mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya (2019, red). Untuk aset naik sekitar 1,3 persen dan kredit naik sekitar 6 persen. Kenaikan jumlah kredit yang disalurkan, dikatakan karena adanya pemberian program pinjaman dari LPDB KUMKM yaitu Rp5 miliar yang telah disalurkan kepada anggota.
Sementara dana pihak ketiga (DPK) terutama tabungan mengalami penurunan. Untuk tabungan berjangka mengalami sedikit pertumbuhan dari 2019 meski belum mampu mengcover dana keseluruhan. Hal ini dikarenakan besarnya penurunan dari tabungan. “Ini cukup berat bagi koperasi karena di satu sisi pemberian pinjaman harus diberikan relaksasi, disisi lain dari dana kita tidak bisa mendapatkan relaksasi dari pemilik dana,” ucapnya.
Hal tersebut memperngahui SHU pada 2020, terkontraksi cukup tinggi yaitu sekitar 63 persen. Yaitu SHU pada 2019 Rp2,6 miliar, sedangkan SHU yang berhasil dikumpulkan pada 2020 hanya Rp960 juta.
“Kami sudah melakukan upaya maksimal untuk mampu bertahan. Termasuk memanfaatkan dana stimulus dari pemerintah, mengajukan stimulus berupa subsidi bunga yang dapat disalurkan ke anggota, mengajukan program BPUM untuk anggota yang memiliki usaha poduktif, serta menghemat pengeluaran yang tidak perlu seperti penyelenggaraan tirta yatra dan perayaan HUT,” katanya sembari mengungkapkan KSP EDM juga melakukan penundaan pembangunan Gedung baru.
Meski demikian pihaknya bersyukur dalam situasi seperti ini, kepercayaan dari anggota masih tetap tumbuh. Terbukti dari masih terkendalinya dana dan modal. “Semoga pada 2021 pandemi bisa dikendalikan, sehingga kami bisa menata usaha KSP EDM,” tukasnya.
Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Bali I Wayan Mardiana, yang hadir secara virtual menyampaikan apresiasi karena KSP EDM menjadi koperasi berprestasi tingkat nasional dan dapat menjadi teladan bagi koperasi yang lainnya. Mardiana mengatakan, dalam menghadapi situasi lesunya perekonomian saat ini peran anggota juga diharapkan berpartisipasi aktif.
Selain Kadis Koperasi dan UKM Porvinsi Bali I Wayan Mardiana, hadir juga secara virtual dalam RAT tersebut, Kadis Koperasi dan UMKM Kota Denpasar Made Erwin Suryadarma Sena, Perwakilan dari Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Bali, perwakilan dari LPDB KUMKM Jakarta serta para anggota.*BWN-03


































