Emak-emak Banjar Jagasatru, Tabanan : Diintimidasi dan Intervensi, Kita Jogetin Aja

Iklan Home Page

Tabanan, baliwakenews.com

Kasus dugaan intimidasi yang dialami Jro Mangku Pura Melanting Kota Tabanan dan warga, hanya gara-gara beda pilihan calon bupati dan wakil bupati mencoreng proses demokrasi di Indonesia. Peristiwa tersebut menandakan bahwa premanisme dan cara politik lama masih digunakan oleh beberapa oknum.

Di tengah memanasnya suhu politik di kabupaten yang dijuluki Lumbung Berasnya Bali itu, dihadapi dengan santai oleh warga Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Tabanan. Seakan menyuarakan kampanye santun dan damai tanpa intimidasi dan intervensi, para emak-emak di Banjar Jagasatru, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Tabanan, asik berjoget diiringi lagu semut-semut yang menjadi jargon kemenangan pasangan Calon Bupati Dan Wakil Bupati Tabanan, I Nyoman Mulyadi dan I Nyoman Ardika atau Sengap.

Baca Juga:  Puncak Festival Literasi Kota Denpasar 2025, Sekda Alit Wiradana Dorong Anak Muda Berkreativitas

“Warga kami siap memenangkan Mulyadi-Sengap. Mari berbuat demi Desa Kediri. Kami sudah bosan diinjak-injak terus. Kediri pasti berubah. Kami ingin perubahan. Apa yang kita inginkan, hingga sekarang wantilan tidak ada. Pada 27 November kami siap memilih dan mencoblos nomor urut 1. Tidak ada intervensi, ini murni dari hati nurani kami. Kita ingin putra Kediri maju. Kita siap mendukung. Kita lawan intimidasi,” kata salah seorang tokoh Desa Kediri, dengan suara lantang, saat acara simakrama pasangan Mulyadi-Sengap atau MS Glowing di banjar setempat, Kamis (10/10).

Baca Juga:  Jika Koalisi Merah Kuning Terjadi Di Badung, Anom Gumanti “Kuda Hitam” Di Pilkada

Sementara itu, Mulyadi-Sengap memperkenalkan program unggulan Satu Miliar Satu Desa yang mendapat sambutan antusias dari warga Banjar Jagasatru.

Program ini dirancang untuk mengalokasikan dana sebesar Rp 1 miliar untuk setiap desa di luar Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD).
Selain itu, pasangan ini juga menjanjikan Rp500 juta bagi desa adat dan subak.

Baca Juga:  Tak Masuk Skema Musim Depan, Bali United Lepas 3 Pemain

“Program unggulan saya adalah satu miliar satu desa diluar ADD, serta tambahan Rp500 juta untuk banjar dan subak. Anggaran ini diharapkan bisa dikelola dengan baik dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Nyoman Mulyadi. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR