Abiansemal, baliwakenews.com
Pemerintah Kabupaten Badung menargetkan dua rumah sakit baru, yakni RS Giri Asih Abiansemal dan RS Suwiti Petang, mulai beroperasi pada 2026. Saat ini, kedua rumah sakit tersebut masih dalam tahap penyelesaian perizinan dan kesiapan sumber daya manusia (SDM).
Kepala Dinas Kesehatan Badung, dr. Made Padma Puspita, mengatakan operasional rumah sakit harus melalui tahapan izin operasional dan akreditasi sebagai syarat kerja sama dengan BPJS Kesehatan.
“Proses izin operasional masih berjalan. Setelah itu akreditasi, baru bisa kerja sama BPJS,” ujarnya, Minggu (11/1).
Ia menyebutkan, proses visitasi telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Dinas Kesehatan Badung, dan Persatuan Rumah Sakit Indonesia (PERSI). Pemkab Badung juga tengah melengkapi tenaga kesehatan, termasuk dokter spesialis, dengan pergeseran SDM dari RSD Mangusada sebagai rumah sakit induk.
Menurut dr. Padma, kualitas layanan tetap menjadi prioritas utama meski percepatan operasional terus didorong. RS Giri Asih Abiansemal disiapkan dengan kapasitas awal sekitar 100 tempat tidur dan berpeluang dikembangkan. Sementara RS Suwiti Petang dirancang dengan konsep layanan khusus dan berpotensi menuju rumah sakit berstandar internasional. BWN-05


































