DPRD Badung Tetapkan APBD 2024 Sebesar Rp 9,5 Triliun

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Setelah melalui sejumlah pembahasan APBD Badung tahun 2024 akhirnya ditetapkan sebesar Rp9,5 triliun. Besaran APBD Badung tahun 2024 tersebut ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD Badung di Gedung Dewan, Rabu (15/11).

Paripurna yang dihadiri Bupati Badung Nyoman Giri Prasta tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi para wakil Ketua DPRD I Wayan Suyasa dan Made Sunarta. Nampak hadir Wakil Bupati Ketut Suiasa, seluruh anggota DPRD dan para pejabat di lingkup Badung.

Wakil Ketua DPRD Badung I Wayan Suyasa saat membacakan laporan hasil pembahasan RAPBD 2024 menyatakan bahwa besaran APBD 2024 sudah sesuai dengan hasil pembahasan antara esekutif dan legislatif Badung yang dituangkan dalam dokumen penganggaran daerah. “Dokumen penganggaran daerah telah dibahas melalui rapat – rapat komisi, fraksi dan badan anggaran DPRD Badung dengan TAPD,” ujarnya.

Baca Juga:  DPRD Badung Belum Pastikan Paripurna Istimewa Untuk Serah Terima Jabatan Bupati Badung

Dari hasil pembahasan tersebut, Suyasa menyatakan dokumen rancangan anggaran dapat disepakati sebagai berikut. Pendapatan daerah yang semula dirancang sebesar Rp 8,3 triliun bertambah Rp 9,5 triliun. Yakni PAD yang semula dirancang sebesar Rp7,5 triliun bertambah menjadi Rp 8,5 triliun.

Baca Juga:  Dwi Tresna Ningsih, Wanita Kedua yang Pimpin Cabor Biliar di Bali

Pendapatan transfer semula dirancang sebesar Rp 743,2 miliar, bertambah menjadi Rp1 triliun. Kemudian lain-lain pendapatan daerah yang sah semula dirancang sebesar Rp 0.00 bertambah menjadi sebesar Rp 3,9 miliar.

Selanjutnya untuk belanja daerah semula di rancang sebesar Rp8,3 triliun bertambah menjadi Rp9,6 triliun. Terdiri dari belanja operasi semula dirancang sebesar Rp5,1 triliun bertambah menjadi Rp6,1 triliun. Belanja modal semula di rancang Rp1,89 triliun bertambah menjadi Rp2,1 triliun.

Belanja tidak terduga tetap atau tidak berubah sebesar Rp 72 miliar. Belanja transfer semula di rancang Rp 1,2 triliun bertambah menjadi Rp 1,2 triliun. Untuk total surplus (defisit) minus Rp 51,88 miliar. Pembiayaan daerah penerimaan pembiayaan semula di rancang sebesar RP 0 (nol) menjadi sebesar Rp 101,9 miliar.

Baca Juga:  Beri Peleyanan Lebih Ke Masyarakat, Suyasa Serap Aspirasi Warga di Tiga Kecamatan

“Selain menetapkan dokumen penganggaran Perda APBD 2024, rapat paripurna juga menetapkan 4 Ranperda lainnya,” tukas Suyasa yang juga Ketua DPD Golkar Badung itu. BWN-05

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR