Kereneng, baliwakenews.com
Pengprov Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Bali menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) III di awal tahun. Dalam Rakerprov yang dihadiri Pengurus FORKI Bali, dan Kabupaten/Kota itu melahirkan sejumlah keputusan yang muaranya untuk menegakkan disiplin organisasi dan pencapaian target prestasi di PON 2024.
Ketua Umum Pengprov FORKI Bali Sensei Armand Setiawan Wulianadi yang dikonfirmasi Sabtu 3 Februari 2024 menegaskan sejak awal komitmen Tim Karate PON Bali mewujudkan tiga emas PON. Program pelatihan jangka panjang pun terus bergulir dipusatkan di Dojo BKK Joger.
“Kita siap bersinergi, apa yang bisa dilakukan dan apa yang tidak bisa kita lakukan. Tetapi untuk TC sudah siapkan dan atlet tinggal datang dan berlatih,” tegasnya.
Sensei Armand juga menegaskan selain fokus prestasi, dirinya juga mengingatkan pentingnya disiplin organisasi. Saat ini FORKI Bali juga menjumpai kasus ada oknum yang pindah-pindah perguruan, dan memiliki rekam jejak kurang baik.
“Kalau orang yang bermasalah, dan sudah dipecat dari perguruan, ya kalau bisa tidak dilibatkan jadi pengurus. Intinya mengacu pada regulasi dan AD/ART kita saja,” ungkapnya.
Pria yang karib disapa Armand Joger ini meminta ke depan tidak ada lagi oknum yang pindah-pindah perguruan. AD/ART organisasi wajib dijadikan acuan utama, dan pengurus kabupaten/kota harus selektif memilih kandidat untuk menjadi pengurus FORKI. BWN-06





























