Bangli, Baliwakenews.com
Gubernur Bali, Wayan Koster memohon kerahayuan jagat Bali saat menghadiri persembahyangan Karya Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur, Kamis (Wraspati Wage, Watugunung) 2 April 2026. Kehadiran Gubernur Koster menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan spiritual serta keharmonisan alam Bali.
Dalam persembahyangan tersebut, Koster hadir sebagai Murdaning Jagat Bali dan didampingi Pengemong Pura Ulun Danu Batur, Jero Gede Batur, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Pangelingsir Puri Agung Ubud Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, serta Putu Jayan Danu Putra.
Suasana sakral terasa khidmat saat Gubernur Koster mengikuti rangkaian persembahyangan bersama masyarakat. Momentum ini sekaligus menjadi simbol harapan agar Bali senantiasa diberkahi keselamatan, kesejahteraan, dan keharmonisan.
Usai melaksanakan persembahyangan, Gubernur Koster menyempatkan diri berbaur dengan masyarakat di Madya Mandala Pura Ulun Danu Batur. Ia turut menyaksikan pementasan Tari Wewalian yang menjadi bagian penting dalam rangkaian Karya Ngusaba Kadasa.
Beragam tari sakral ditampilkan dalam kesempatan tersebut, di antaranya Tari Rejang Dahabunga, Tari Batur, Tari Rejang Pemedak, Tari Baris Tumbak, Tari Rejang Desa Tejakula, Tari Baris Teruna, Tari Baris Jojor, Tari Baris Blongsong, Tari Bajra, Tari Presi, Tari Dadap, hingga Tari Rejang Dee.
Kehadiran Gubernur Koster dalam Karya Ngusaba Kadasa ini tidak hanya menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga tradisi dan budaya Bali, tetapi juga memperkuat nilai spiritual sebagai fondasi pembangunan Bali secara menyeluruh. BWN-03

































