Dari Kelas ke Garda Demokrasi: GEMPAR Bawaslu Badung Bikin Siswa SMAN 1 Kuta Antusias Jadi Pengawas Pemilu

Iklan Home Page

Kuta, Baliwakenews.com

Suasana aula SMAN 1 Kuta, Rabu pagi (4/2/2026), tampak berbeda dari biasanya. Bukan pelajaran rutin atau ujian yang berlangsung, melainkan diskusi seru tentang demokrasi, Pemilu, dan peran anak muda. Sebanyak 55 siswa kelas XI tampak antusias mengikuti sosialisasi GEMPAR (Gerakan Masyarakat Pengawas Partisipatif) yang digelar Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Badung.

Alih-alih ceramah satu arah, materi kepemiluan dikemas komunikatif dan dekat dengan dunia remaja. Para siswa diajak memahami syarat menjadi pemilih, mengenali berbagai larangan dalam Pemilu, hingga menyadari peran strategis generasi muda sebagai pengawas partisipatif di lingkungan sekitar mereka.

Baca Juga:  Paparkan Kinerja Selama Lima Tahun Menjabat, Dewan Badung, Sebut Rampungkan Perda Inisiatif Terbanyak Se-Indonesia

Anggota Bawaslu Kabupaten Badung, Rachmat Tamara, menekankan bahwa generasi muda memiliki posisi penting dalam menjaga kualitas demokrasi, terlebih di tengah derasnya arus informasi digital.

“Anak muda harus menjadi garda terdepan Pemilu berintegritas. Jangan mudah terprovokasi, dan berani menolak serta tidak menyebarkan hoaks, kampanye negatif, maupun kampanye hitam,” tegasnya di hadapan para siswa.

Tak hanya diajak memahami aturan, para peserta juga didorong untuk aktif menyebarkan edukasi kepemiluan di lingkungan terdekat, sekaligus berani melaporkan dugaan pelanggaran Pemilu kepada Bawaslu. Pesan itu disampaikan dengan bahasa ringan dan contoh-contoh yang akrab dengan kehidupan sehari-hari pelajar.

Baca Juga:  ‎Komisi IV DPRD Buleleng Dorong Penguatan Perlindungan Sosial Dan Optimalisasi Program Desa

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala SMAN 1 Kuta menilai sosialisasi GEMPAR menjadi bekal penting bagi siswa yang akan menjadi pemilih pemula pada Pemilu mendatang.

“Pemahaman tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara harus ditanamkan sejak dini. Kegiatan seperti ini sangat relevan dan dibutuhkan oleh siswa,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat hingga akhir acara. Bahkan saat sesi kuis dibuka, para siswa berebut menjawab pertanyaan. Salah satunya Dimas, siswa kelas XI, yang mengaku mengikuti kegiatan dengan penuh semangat.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Hadiri HUT Ke-21 RSD Mangusada

“Seru banget. Materinya nggak ngebosenin, dari awal sampai akhir asyik,” ungkapnya sambil tersenyum.

Melalui program GEMPAR, Bawaslu Kabupaten Badung berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas menggunakan hak pilihnya, tetapi juga berani terlibat aktif mengawal proses demokrasi. Dari ruang kelas, semangat pengawasan partisipatif itu mulai tumbuh menjadi harapan bagi Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas di masa depan. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR