Cemburu Buta, Pria Paruh Baya di Denpasar Dibantai Pacar Sesama Jenisnya

Iklan Home Page

Denpasar Selatan, baliwakenews.com-Malam belum benar-benar larut ketika bau bensin menyengat dari sebuah vila di Jalan Gurita IV, Perumahan Pondok Gurita Kavling 2, Banjar Pegok, Sesetan. Suasana tenang kawasan itu mendadak terusik oleh nyala api di kamar mandi sebuah vila sepi.

Pada Sabtu malam, 24 Mei 2025, tubuh Ade Adriansah (54) ditemukan dalam kondisi mengenaskan: bersimbah darah, luka tusuk, leher tergorok, dan sebagian tubuh terbakar. Vila tempatnya bekerja itu mendadak menjadi saksi bisu tragedi yang melibatkan cinta yang tak biasa, rasa cemburu, dan amarah yang meledak menjadi kekerasan mematikan.

Cemburu dan Relasi yang Tak Terucap

Muhammad Babul Wahyudi (33), pria asal Jawa Timur yang telah berkeluarga, menjadi aktor utama di balik kematian Ade. Ia datang ke vila itu tak sendiri. Bersama sepupunya, Dimas Ari Ramadhan (24), Wahyudi merencanakan pertemuan yang berujung pembunuhan.

Dari pengakuan yang dikumpulkan penyidik, Wahyudi dan Ade menjalin hubungan personal yang lebih dari sekadar pertemanan. Hubungan yang tak banyak diketahui publik, dan barangkali tak pernah benar-benar dibicarakan secara terbuka oleh keduanya. Namun yang pasti, ada rasa: cinta, dan cemburu yang buta.

Baca Juga:  Diduga Pemuda Bunuh Diri di Jembatan Bangkung Akibat Terlilit Pinjol

“Dari hasil pengembangan sementara, kuat dugaan ada motif cemburu buta,” kata Kombes Ariasandy, Kabid Humas Polda Bali, Rabu (28/5). Wahyudi, lanjutnya, merasa dikhianati. Ia mencurigai Ade dekat dengan pria lain dan merasa dibohongi dalam persoalan uang.

Cinta yang tidak utuh dan luka batin yang tidak selesai berubah menjadi kekerasan. Wahyudi mengajak Dimas, sepupu yang mungkin hanya tahu sepintas cerita, untuk membantu mengeksekusi rencana balas dendamnya.

Rencana yang Disusun, Nyawa yang Dihilangkan

Setibanya di vila malam itu, pertengkaran terjadi. Amarah memuncak. Wahyudi mengambil cobek dari dapur dan menghantam dada Ade dua kali. Tak cukup, ia menyeret tubuh Ade ke kamar mandi, dibantu Dimas yang memiting leher korban dari belakang.

Baca Juga:  Buka Musrenbang RKPD 2027, Bupati Tekankan Pembangunan Infrastruktur Untuk Pariwisata Berkualitas

Di toilet itulah Ade menemui ajal. Wahyudi menusuk perutnya, memukul kepala dengan kayu, dan kemudian Dimas menyempurnakan kekerasan itu dengan menggorok leher korban menggunakan gunting yang ia temukan di lokasi.

Tak berhenti di situ, tubuh Ade disiram bensin, lalu dibakar. Seolah ingin menghapus jejak dan melupakan semuanya.

“Korban dianiaya secara brutal, digorok, lalu dibakar dalam toilet. Kekerasan ini dilakukan secara bersama-sama dan terencana,” ujar Ariasandy.

Pelarian dan Penangkapan

Setelah memastikan Ade tak bernyawa, Wahyudi dan Dimas kabur meninggalkan vila. Mereka menempuh perjalanan menuju Bondowoso, Jawa Timur, tempat istri Wahyudi tinggal. Di sana mereka bersembunyi, barangkali berharap kabar pembunuhan itu tak segera mengarah pada mereka.

Tapi pelarian mereka tak berlangsung lama. Dua hari berselang, Senin (26/5), polisi meringkus keduanya tanpa perlawanan.

Baca Juga:  Di Forum Bebas Bicara Tabanan, Mahasiswa Soroti Masalah Bioskop, Fasilitas Atlet Sepak Bola, dan Pengelolaan Sampah

Kini, mereka ditahan dan dijerat dengan pasal berat: Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 351 tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian, serta Pasal 170 tentang pengeroyokan.

“Kasus ini sangat memilukan. Tidak hanya karena kekejaman cara pembunuhan, tetapi juga karena motif personal: cinta sesama jenis, cemburu, dan persoalan keuangan,” tutur Ariasandy.

Dalam Diam yang Tak Pernah Tuntas

Kematian Ade menyisakan banyak tanya. Tentang hubungan yang tak sempat didefinisikan. Tentang batas antara cinta dan kemarahan. Tentang bagaimana relasi personal yang terbungkam bisa meledak menjadi kekerasan yang brutal.

Dalam kasus ini, yang terbunuh bukan hanya satu nyawa. Tapi juga kepercayaan, harga diri, dan mungkin juga keberanian untuk jujur tentang cinta yang tak biasa. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR