Bupati Badung Tinjau Kebun Kakao Banjar Lipah, Dorong Pertanian Terintegrasi dengan Pariwisata

Iklan Home Page

Badung, baliwakenews.com

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, meninjau langsung Kebun Kakao milik Subak Abian Mekar Sari di Banjar Lipah, Desa Petang, Kecamatan Petang, pada Sabtu (31/5). Kunjungan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sektor pertanian, khususnya komoditas kakao.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Adi Arnawa berkesempatan memetik buah kakao secara langsung dan berdialog dengan para petani setempat. Beliau menyampaikan dukungan penuh kepada Subak Abian Mekar Sari serta menekankan pentingnya menjadikan kakao sebagai produk unggulan dan komoditas ekspor asal Badung.

Baca Juga:  Indonesia Berkomitmen Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 43 Persen

“Saya berharap Dinas Pertanian dan perangkat daerah lainnya bisa menangani hal ini dengan serius. Sesuai visi kami, pertanian harus terintegrasi dengan pariwisata. Ini akan segera kita rumuskan bersama OPD terkait agar bisa menjadi program sentral di wilayah Badung Utara,” ujar Bupati Adi Arnawa.

Ia menambahkan bahwa selain kakao, pemerintah juga akan mendorong pengembangan pertanian komoditas lainnya seperti manggis, durian, dan salak, sesuai dengan potensi lahan di daerah tersebut. “Kami akan konsisten memberikan dukungan karena wilayah ini memang sangat potensial sebagai kawasan perkebunan,” tegasnya.

Baca Juga:  Wabup Suiasa Menerima Audiensi Paguyuban Jegeg Bagus Badung

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana, Tim Perumus Anggaran I Wayan Suambara, Plt. Camat Petang AA Ngr Dharma Putra, unsur Tripika Kecamatan Petang, Perwakilan Desa Petang, serta para Kelian Dinas dan Subak Abian.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung I Wayan Wijana menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen Bupati terhadap sektor pertanian. Ia menjelaskan bahwa saat ini pemerintah tengah memfokuskan pengembangan komoditas unggulan seperti kopi, kakao, asparagus, babi, dan sapi Bali.

Baca Juga:  Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan Kabupaten Badung Gelar Kurasi Produk UMKM

“Di Banjar Lipah, kami sudah melakukan pelatihan kepada petani kakao mengenai teknik budidaya yang baik. Ke depan, kita akan menambah luasan tanam kakao sekitar 31 hektar agar kawasan Lipah dan Kerta bisa menjadi sentral produksi kakao dan buah unggulan lainnya,” ungkap Wijana.

Langkah ini diharapkan mampu menggairahkan kembali semangat petani dan menjadikan pertanian sebagai salah satu penggerak utama ekonomi di Kabupaten Badung.BWN-HB

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR