Mangupura, baliwakenews.com
Menjelang rangkaian Hari Raya Nyepi, kawasan wisata Kuta mulai dibenahi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penertiban kabel utilitas yang selama ini terlihat semrawut di sejumlah ruas jalan utama.
Penertiban dilakukan oleh LPM Kelurahan Kuta bersama pihak provider dengan menyasar jalur-jalur strategis di kawasan pariwisata tersebut. Ketua LPM Kelurahan Kuta, Putu Adnyana, mengatakan penataan kabel dilaksanakan selama tiga hari, mulai 16 hingga 18 Maret 2026. Selain untuk mendukung kelancaran pawai ogoh-ogoh saat pengerupukan, kegiatan ini juga bertujuan merapikan wajah kawasan Kuta yang selama ini dipenuhi kabel tidak tertata.
“Kegiatan ini sekaligus menertibkan kabel-kabel liar yang selama ini terlihat semrawut di beberapa ruas jalan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (12/3/2026).
Beberapa ruas jalan yang menjadi fokus penertiban antara lain Jalan Legian, Jalan Raya Kuta, Jalan Wana Segara, Jalan Kartika Plaza, Jalan Kubu Anyar, Jalan Tegal Wangi, Jalan Majapahit hingga Jalan Raya Abianbase Kuta.
Dalam kegiatan tersebut, kabel utilitas yang sudah tidak digunakan langsung dipotong. Sementara kabel yang pemasangannya tidak rapi ditata kembali agar lebih tertib serta tidak membahayakan masyarakat maupun pengguna jalan.
“Kabel yang sudah tidak dipakai kita potong. Yang semrawut kita rapikan supaya lebih aman dan tidak mengganggu,” jelasnya.
Selain kabel, penataan juga dilakukan terhadap pohon perindang di sepanjang jalur utama. Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) melakukan perompesan pohon untuk memastikan jalur tetap aman dilalui masyarakat.
Plt Kepala Dinas LHK Badung, Made Rai Wirastuthi, menjelaskan perompesan pohon tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun menjelang Nyepi.
“Kegiatan ini sudah dimulai sejak Januari dan ditargetkan selesai sekitar seminggu sebelum Hari Raya Nyepi,” katanya.
Menurutnya, selain mendukung kelancaran prosesi keagamaan seperti melasti dan pawai ogoh-ogoh, perompesan pohon juga dilakukan untuk mengantisipasi musim angin yang berpotensi menyebabkan ranting patah.
Dengan penataan kabel dan pohon tersebut, diharapkan kawasan Kuta sebagai salah satu ikon pariwisata Bali dapat tampil lebih rapi, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan. BWN-04

































