Belasan Ton Sampah Kotori Pantai Kelan, Cleo Gelar Aksi Bersih-Bersih Massal

Iklan Home Page
Mangupura, baliwakenews.com
Musim angin barat belakangan ini memang membuat sejumlah Pantai di Badung “kebanjiran” sampah kiriman.
Termasuk Pantai Kelan, Tuban yang berlokasi dengan dengan Bandara Ngurah Rai.
Bahkan sampah yang memenuhi Pantai Kelan mencapai kurang lebih 15 ton.
Hal itu diungkapkan Bendesa Kelan, Wayan Sukerana saat dilakukan bersih-bersih masal oleh ribuan masyarakat dari berbagai komunitas dan krama Kelan sendiri.
Bersih-bersih sampah Pantai Kelan ini dilaksanakan memperingati  Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh tepat pada tanggal 21 Februari 2023.
Acara yang melibatkan 1000 lebih peserta tersebut digelar oleh produsen Air Minum Dalam Kemasan Cleo, PT. Sariguna Primatirta, Tbk.
Sukarena memaparkan, pada saat musim angin barat yang biasanya dimulai Bulan Desember memang volume sampah kiriman cukup banyak menepi di Pantai Kelan.
Sebenarnya hal ini sudah ditangani pihak DLHK Badung, namun karena jumlahnya yang banyak akhirhya dikumpulkan dulu sambil menunggu pengangkutan.
“Kemarin sampah ini sudah dikumpulkan oleh pihak DLHK, Karenanya jumlahnya terlalu banyak mungkin lagi dua hari baru akan diangkat. Kalau diperhatikan total sampah di sepanjang pantai ini ada sekitar 15 ton,” ungkapnya sembari menyampaikan terimakasih kepada pihak Cleo dan komunitas lainnya yang telah melaksanakan aksi peduli sampah di Panti Kelan.
Sementara itu, Hermanto Tanoko dan Melisa Patricia dari BOE dari PT Sariguna mengungkapkan kegiatan bersih-bersih Pantai Kelan tersebut mengusung tagline Langkah Murni untuk Bumi.
“Melalui aksi LangkahMurni untuk bumi, kita diingatkan bahwa persoalan sampah harus menjadi perhatian utama,” ujarnya.
Karenanya upaya penanganan dan pengelolaan sampah harus melibatkan seluruh komponen masyarakat yang meliputi Pemerintah baik Pusat dan Daerah, akademisi, aktivis, komunitas, dunia usaha, asosiasi profesional dan bahkan individual.
Bersih-bersih pantai kata dia dihadiri oleh lebih dari 1.000 orang yang terdiri dari BOE dan BOD PT Sariguna Primatirta,Tbk bekerja sama dengan komunitas pecinta alam Vertikal Rope Indonesia serta 15 komunitas lainnya.
Selain itu pula ada dari Dinas Pariwisata Badung, krama desa adat, kelurahan dan masyarakat sekitar serta volunteer dari berbagai tempat. “Tindakan nyata perlu dilakukan untuk bisa mengalirkan kemurnian serta kesegaran yang baik bagi diri sendiri, orang lain, maupun bumi kita tercinta,” bebernya sembari menambahkan
kalau komitmen ini semakin diperkuat dengan disediakannya stock point pengumpulan sampah oleh Cleo sebanyak 10 titik di Pantai Kelan.
“Hal ini merupakan bentuk komitmen Cleo untuk mengajak dan melibatkan seluruh jaringan dan masyarakat untuk memulai aksi #Langkah Murni dari diri sendiri dan berkelanjutan,” paparnya.
Acara ini juga memberikan apresiasi berupa mini games berhadiah jutaan rupiah untuk volunteer dan komunitas yang dapat mengumpulkan sampah terbanyak dan upload foto keseruan saat event berlangsung untuk menunjukan kepada negeri bahwa masih ada orang-orang yang mau peduli terhadap bumi.
“Kenapa harus bersih-bersih pantai? Karena Aksi #LangkahMurni harus di bukti nyatakan dengan kegiatan positif yang mengajak semua kalangan untuk membersihkan sampah yang ada di Pantai Kelan dan juga menyediakan fasilitas untuk mengajak masyarakat peduli dengan bumi sendiri.” ujar Melisa Patricia. BWN-04
Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR