Baru 48,77% Wajib Pajak Badan Sampaikan SPT Tahunan Badan

Jakarta, baliwakenews.com

Sampai dengan batas akhir pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Wajib Pajak Badan, 30 April 2023 pukul 24.00 WIB, baru 939.948 Wajib

Pajak Badan yang telah menunaikan kewajiban lapor SPT-nya. Jumlah tersebut menurut Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Dwi Astuti, sama dengan 48,77% dari jumlah Wajib Pajak Badan yang wajib SPT.

Dwi Astuti memaparkan meski baru 48,77% namun jumlah tersebut tumbuh 4,13% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. “Sarana penyampaian SPT Tahunan yang digunakan Wajib Pajak Badan mayoritas berupa 

Baca Juga:  Tidak Lapor SPT PPh, Notaris ini Dipenjara dan Didenda Rp 1,4 Miliar

sarana elektronik dengan rincian 43.174 SPT melalui e-filing, 817.681 SPT melalui e-form, dan 823 SPT melalui e-SPT. Sedangkan sisanya, 78.270 SPT, disampaikan secara manual ke Kantor Pajak,”  ungkap Dwi Astuti, Selasa 2 Mei 2023.

Lebih lanjut, Dwi Astuti mengatakan bahwa per 30 April 2023, sebanyak 11.718 Wajib Pajak Badan mengajukan perpanjangan jangka waktu penyampaian SPT Tahunan. Dengan mengajukan perpanjangan, batas akhir penyampaian SPT Tahunan dapat diperpanjang hingga paling lama 2 (dua) bulan.

“Wajib Pajak Badan yang mengajukan perpanjangan akan terhindar dari sanksi administrasi sebesar Rp 1.000.000 karena terlambat menyampaikan SPT Tahunan, ” tukasnya. 

Baca Juga:  Astra Motor Rayakan HUT Ke-50, Komitmen Layani Pelanggan Tanpa Batas Waktu

Sementara itu, secara agregrat SPT Tahunan yang telah diterima dari seluruh Wajib Pajak sebanyak 13.178.812 SPT. Dari jumlah tersebut diperoleh rasio kepatuhan penyampaian SPT Tahunan tahun 2023 sebesar 67,78% dengan pertumbuhan sebesar 1,61% dibanding periode yang sama tahun lalu. 

Diakui tingkat kepatuhan tumbuh, Dwi menyebut DJP tetap harus berusaha agar target rasio kepatuhan penyampaian SPT Tahunan, tahun 2023 dapat tercapai. Sebagaimana diketahui bahwa target rasio kepatuhan penyampaian SPT Tahunan tahun 2023 adalah sebesar 83% dari jumlah wajib SPT atau sebanyak 16,1 juta SPT. Target tersebut berlaku sampai dengan akhir tahun 2023. 

Baca Juga:  Bandara Ngurah Rai Tambah Rute Makassar

“Ini artinya masih harus ada 2,9 juta SPT Tahunan lagi yang harus disampaikan agar target tersebut tercapai. Kami harapkan dukungan semua pihak, dengan demikian kami yakin target tersebut dapat tercapai,” tandas Dwi Astuti.

Untuk itu, Dwi mengimbau agar Wajib Pajak yang belum lapor SPT agar segera melaporkannya SPT-nya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Wajib Pajak yang telah patuh dalam  menjalankan kewajiban perpajakannya, ” ucap Dwi Astuti memungkasi. BWN-03

RELATED ARTICLES
- Advertisment -Iklan Idul Fitri DPRD BadungIklan Idul Fitri PDAM BadungIklan Bali Wake NewsIklan Nyepi DPRD BadungIklan PDAM BadungIklan Lapor PajakIklan Lapor PajakIklan DPRD BaliIklan DPRD Badung Poling Badung Poling BadungIklan Galungan PDAM