Bali United Jadi Paling Subur Musim Lalu, Tapi Banyak Kebobolan

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Meski finish di peringkat lima klasemen akhir BRI Liga 1 2022/2023, Bali United mencatatkan sebuah ‘prestasi’ cukup membanggakan di luar juara. Catatan itu adalah Serdadu Tridatu menjadi tim paling subur di kompetisi lalu setelah mengoleksi 67 gol.

Jumlah gol tersebut bahkan lebih banyak dibandingkan dengan sang juara PSM Makassar dengan 63 gol. Tapi di sisi lain dan lebih ironis, pertahanan mereka sangat rapuh. Gawang nadeo Arga Winata dan M. RIdho Djazulie sudah kebobolan 53 gol. Jumlah gol ini sama dengan jumlah kebobolan Dewa United. Jumlah gol kemasukan Bali United hanya lebih sedikit dibandingkan Barito Putera (55 gol) dan PSS (57 gol).

Baca Juga:  Tuntaskan Target, Desa Kesiman Petilan Gelar Vaksinasi Booster

Mengenai hal ini, pelatih Teco Cugurra memberi catatan dan perlu melakukan pembenahan agar keroposnya lini belakang tidak terulang lagi musim depan. Jika dibandingkan dengan di BRI Liga 1 2021/2022 lalu, Bali United hanya kebobolan 26 gol atau kurang dari separuh gol kemasukan musim ini. Teco sadar banyak kekurangan yang dimiliki anak asuhnya kali ini. “Setiap musim berbeda dan kami sempat main bagus. Kami hampir mendekati peringkat pertama,” terang Teco, Senin (24/4).

Namun, produktifnya Bali United juga mendapat perhatian khusus dari Teco. Kebetulan Serdadu Tridatu sempat 2 kali menang telak di Stadion Kapten I Wayan Dipta saat menghadapi Persik Kediri (4-0), Dewa United (6-0), dan Persebaya Surabaya (4-0). Namun jumlah kebobolan yang cukup banyak, sebagian berasal dari kekalahan besar. Jumlah 53 gol kemasukan Bali United berasal dari 16 tim. Hanya Persebaya Surabaya saja yang gagal mencetak gol ke gawang Bali United musim ini. Borneo FC menjadi tim paling banyak membobol gawang Bali United. Total dalam dua pertemuan, Pesut Etam mencetak 8 gol dan hanya kemasukan 2 gol saat menghadapi Bali United.

Baca Juga:  Nongkrong Hingga Larut, Polisi dan Pecalang Turun Tangan

Bagi Teco, seandainya saja Bali United berhasil memanfaatkan situasi dengan baik, mungkin hasil akhir akan berbeda. Wellington Carvalho dkk di putaran kedua BRI Liga 1 2022/2023 mengalami penurunan performa.

Pertandingan yang seharusnya bisa mudah dimenangkan, justru gagal di menit-menit akhir. Pelatih berpaspor Brasil tersebut sedikit menyesal karena pertandingan menghadapi PSM Makassar, Persija Jakarta, dam Persib Bandung, gagal dimenangkan.

Baca Juga:  Polisi Sita 10 Kg Ganja yang Disinyalir Akan Diedarkan Saat Tahun Baru

“Di awal putaran kedua, kami harusnya bisa memenangkan pertandingan menghadapi Persija dan PSM. Waktu lawan Persib, kami juga sudah unggul melawan Persib dan akhirnya disamakan. Kalau kami bisa memenangkan pertandingan saat itu, mungkin ceritanya akan berbeda. Mereka akhirnya bisa tambah jauh poinnya,” beber Teco. BWN-06

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR