Denpasar, baliwakenews.com
Oleh: Tendy Marthadinata Putra
Mahasiswa Fakultas Sastra Unwar
Pengalaman bersantap di restoran, termasuk cita rasa hidangan dan keramahan staf, memberikan kepuasan kepada para tamu/wisatawan. Hal ini menjadikan penting bagi restoran untuk menciptakan momen istimewa, membangun kenangan yang tak terlupakan bagi pelanggan, dan mendorong mereka untuk kembali lagi dan lagi.
Salah satu restoran populer di Bali adalah Monseieur Spoon, yang menghidangkan hidangan khas dari Perancis. Untuk memastikan kepuasan pelanggan, staf harus memberikan pelayanan terbaik, seperti menyajikan makanan berkualitas tinggi dan memberikan keramahan. Terutama pramusaji atau pelayan perlu menggunakan bahasa Inggris dalam berkomunikasi dengan pelanggan. Mereka perlu mahir tidak hanya dalam menggunakan bahasa tersebut, tetapi juga dalam memahami kapan sebaiknya menggunakan bahasa formal, informal, atau netral.
Oleh karena itu, penting untuk mengenali perbedaan antara ekspresi bahasa formal, informal, dan netral dalam komunikasi Bahasa Inggris. Hal ini penting karena banyak pelajar bahasa Inggris yang tidak tahu kapan harus menggunakan gaya bahasa yang sesuai dalam berkomunikasi.Teori yang digunakan untuk mendukung analisis ini diambil dari buku yang ditulis oleh Blundell yang berjudul Function in English (1982). Selain itu, teori pendukung oleh Tillit berjudul Speaking Naturally (1985) dan teori-teori lain yang relevan.
Berdasarkan data yang dikumpulkan, ditemukan sepuluh fungsi bahasa Inggris yang digunakan oleh para staf di Monseiur Spoon Restaurant yaitu : 1) Greeting, merujuk pada teori Blundell tahun 1982, ada beberapa cara yang berbeda pramusaji dalam menyambut tamu secara formal. Dalam situasi di restoran, beberapa ungkapan formal yang umum digunakan adalah “Good afternoon” diikuti dengan “welcome to our Restaurant”. Selain itu, data menunjukkan bahwa pelayan berusaha menunjukkan keramahan kepada tamu, seperti dalam penggunaan kata “Hello”. Dalam penggunaan sehari-hari, istilah “Hello” lebih umum digunakan untuk menyapa, terutama dengan tambahan kata “my friend”, menunjukkan pendekatan yang lebih akrab. Meskipun istilah ini dianggap tidak seformal penggunaan “Good afternoon”, namun tetap dianggap sopan dalam beberapa konteks.
2) Asking of how someone is, menanyakan kabar seseorang adalah salah satu fungsi ungkapan dalam bahasa Inggris yang menunjukkan kepedulian satu sama lain. Barista menggunakan ungkapan informal “you good?” untuk menanyakan kondisi tamunya. Ungkapan ini digunakan karena barista memiliki hubungan yang dekat dengan tamu dan situasi di dalam bar memungkinkan penggunaan ungkapan informal. Dalam percakapan antara kasir dan tamu, ungkapan “how are you?” digunakan untuk menunjukkan keramahan. Pelayan juga menggunakan ekspresi netral dalam percakapan.
3) Offering Things, menawarkan sesuatu adalah salah satu fungsi bahasa Inggris yang digunakan. Ungkapan ini dapat digunakan dalam situasi di restoran ketika tamu ingin memesan sesuatu atau meminta sesuatu. Ungkapan formal seperti “Would you like a coffee before your breakfast, sir” digunakan oleh barista untuk menunjukkan sopan dan hormat kepada tamu. Ungkapan lain seperti “can I clear up your table” merupakan ungkapan netral yang digunakan untuk menawarkan membersihkan meja. Ungkapan “don’t you want” dalam kalimat “don’t you want to try our pizza” juga digunakan untuk menawarkan sesuatu secara netral kepada siapa saja dan kapan saja, baik dalam situasi formal maupun informal.
4) Getting Information, untuk mendapatkan informasi, pelayan menggunakan bertanya kepada tamu mengenai tingkat kematangan steak yang ingin dipesan. Ungkapan yang digunakan oleh pelayan, “You want request for the ripeness”, termasuk ungkapan netral yang bisa digunakan dalam berbagai situasi dan kepada siapa saja. Contoh lainnya adalah ketika seorang barista menggunakan ungkapan netral, “You want cappuccino ice or hot?”, untuk mendapatkan informasi mengenai pesanan dari tamu. Ungkapan ini cocok digunakan karena dapat diarahkan kepada siapa saja dan dalam segala situasi.
5) Giving Information, pada restoran tersebut, roti croissant adalah makanan yang paling laris, hal ini diinformasikan oleh pelayan dengan menggunakan ungkapan formal “the best seller in our restaurant is croissant bread”. Namun, pelayan juga menggunakan ungkapan informal “in there” yang tidak tepat dalam memberikan informasi kepada tamu yang memiliki otoritas. Percakapan pada bagian lain, ditemukan pelayan menggunakan ungkapan informal “Mostly customer is buying croissant and cappuccino for their menu breakfast, bro!” karena mereka memiliki hubungan yang lebih dekat. Ungkapan informal ini tidak cocok digunakan ketika berbicara dengan seseorang yang memiliki kedudukan yang lebih tinggi.
6) Requesting, permintaan adalah cara di dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk meminta orang lain melakukan sesuatu untuk kita. Contohnya, dalam kalimat “Can you show your debit card, Sir?” ungkapan ini termasuk kalimat informal (Blundell, 1982:142), karena jenis ini tidak secara khusus ditujukan kepada seseorang. Di sisi lain, bentuk lebih formal terdapat dalam ekspresi “would you” dan diakhiri dengan kata sapaan dalam bahasa Inggris yang ditempatkan di akhir percakapan, sesuai dengan penjelasan Blundell (1982:144).
7) Giving Something, ungkapan “your small bintang” pada kalimat “Excuse me, Sir! your small bintang” itu termasuk ke dalam ungkapan netral. Ungkapan netral lain yang digunakan adalah “your simple syrup” pada percakapan “Sure, wait a moment. Your simple syrup”. Menurut Blundell (1982; 189) ungkapan tersebut termasuk ke dalam ungkapan netral karena ungkapan ini dapat ditujukan kepada siapa saja dan kapan saja.
8) Apologizing, ungkapan permintaan maaf secara formal muncul dalam kalimat “Sorry sir” pada ucapan “Sorry sir, we just serve for take away because this pandemic!” seperti yang dijelaskan oleh Blundell (1982:199). Ungkapan “sorry” tergolong ungkapan formal karena terdapat penggunaan kata “sir” dalam percakapan ini. Dengan menggunakan kalimat yang lengkap dan sopan, pelayan telah menggunakan bentuk ekspresi formal dalam percakapan tersebut.
9) Thanking, pada bagian yang mengatakan “thank you” pada kalimat “Your change, Sir! thank you”. Ungkapan ini termasuk ke dalam ungkapan netral. Ungkapan “thank you so much” dikategorikan ke dalam ungkapan bentuk formal dan pada ungkapan ini terdapat kata sapaan kehormatan bahasa Inggris “sir” yang ditujukan kepada tamu karena barista ingin menyampaikan rasa hormat dan sopan santun kepada tamu.
10) Saying Goodbye, ungkapan “Have a nice day. goodbye!” yang digunakan, termasuk dalam kategori ucapan netral menurut Blundell (1982:209). Ketika kamu berbicara dengan kasir di toko, ungkapan ini mewakili sikap ramah dan berfungsi sebagai cara untuk mengucapkan selamat tinggal. Berdasarkan data diatas, penggunaan bahasa Inggris yang formal saat berbicara dengan para tamu dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap tamu yang diajak bicara, terutama karena tingkat kedekatan antara staf dan tamu yang terbatas. Bahasa yang lebih santai (informal) jarang dipakai karena dianggap kurang cocok dalam konteks pelayanan kepada pelanggan atau orang yang tidak dikenal dengan baik. BWN-03


































