Seminyak, baliwakenews.com
Musim kemarau yang panjang menjadi salah satu kendala pelayanan yang diberikan Perumda Air Minum (Perumdam) Tirta Mangutama Kabupaten Badung. Untuk mengantisipasi hal tersebut Dirut Perumdam Tirta Mangutama, I Wayan Suyasa, Kamis 22 November 2023 dalam jumpa pers mengaku telah membuat sumur resapan di sejumlah titik.
Didampingi Direktur Umum Perumdam Tirta Mangutama, Wayan Sugita, Suyasa menyampaikan sumur resapan itu berbeda dari biopori. “Sumur resapan itu, bukan biopori lo ya,” tandasnya.
Dikatakan dalam membuat sumur resapan tersebut, pihaknya bekerjasama dengan Fakultas Teknik Universitas Udayana. “Kami menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk efisiensi dan juga mengatasi berbagai kendala. Salah satunya kerjasama dengan Fakultas Teknik Unud, membuat sumur resapan,” ungkapnya.
Sumur resapan tersebut, sambung Suyasa, tujuannya bagaimana air tidak langsung mengalir ke drainase menuju laut. “Jadi kami usahakan bagaimana sumur resapan itu menampung dulu air sehingga secara bertahap bisa kita distribusikan kepada konsumen,” ucapnya.
Dikatakan saat ini Perumdam Tirta Mangutama Kabupaten Badung melayani pelanggan 77 ribu lebih, 64 ribu diantaranya pelanggan rumah tangga dan sisanya adalah pelanggan bisnis. Dimana dilakukan subsidi silang dari pelangga bisnis kepada pelanggan rumah tangga.
Sementara terkait Pendapatan ia menyampaikan terus terjadi peningkatan pasca COVID-19. “Pandemi dari 2020-2021 secara bertahap ada peningkatan keuntungan, 2021 keuntungan Rp1,3 Miliar, 2022 keuntungan Rp16,4 miliar dan 2023 ini lebih dari yang kita estimasikan diperkirakan mencapai Rp 20 miliar lebih pada akhir 2023,” tukasnya.
Hal tersebut diartikan situasi masyarakat sudah mengalami peningkatan yang sangat besar. Tantangan yang dihadapi dengan peningkatan pariwisata bagaimana memenuhi kebutuhan air masyarakat. BWN-03































