Ambil Kiriman Paket Kokain Senilai Rp 1 Miliar, Driver Ojol Ditangkap

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Seorang driver ojek online (Ojol) ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali. Pria berinisial AJ (29) itu, merupakan kurir narkoba jenis kokain. Dari tangan tersangka, petugas mengamankan 200,76 gram kokain senilai Rp 1 miliar.

Kokain tersebut diduga akan diedarkan di tempat wisata jelang perayaan tahun baru. “Terungkapnya kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya kiriman paket narkoba dari luar negeri ke Bali,” kata Kepaa BNNP Bali Brigjen Nurhadi Yuwono saat jumpa pers, Rabu (7/12).

Baca Juga:  Pemerintah Provinsi Bali Mengucapkan Selamat hari Raya Idul Fitri 1446 H

Kemudian, petugas melakukan penyelidikan, terkait informasi paket kokain itu. Hingga akhirnya paket tersebut tiba di salah satu jasa ekspedisi di Jalan Cok Agung Tresna, Denpasar Timur. “Kami langsung bergerak ke kantor jasa ekspedisi tersebut, tapi paket tidak ada mengambil,” ujarnya, didampingi Kabid Berantas Putu Agus Arjaya.

Anggota opsnal BNNP Bali lantas mengawasi orang yang mengambil paket tersebut. Hingga akhirnya, seorang ojol yakni AJ mengambil paketan, pada Rabu (30/11) siang. “Tersangka langsung kami amankan. Kemudian paket tersebut dibuka dan diperiksa,” imbuh Brigjen Nurhadi.

Baca Juga:  Dalam Dua Jam Polsek Singaraja Ungkap Pencurian Mobil

Saat paket digeledah ditemukan sepasang sepatu yang didalamnya berisi kokain. Berdasarkan pengakuan tersangka, kokain itu dipasok dari Inggris dan dikirimkan kepada seseorang di Bali, tapi identitas penerima tidak tertera dalam paket. AJ mengaku hanya disuruh seseorang mengambil paket dan dijanjikan upah Rp 10 juta. “Kami masih melacak orang yang memerintahkan tersangka dan disinyalir merupakan WNI dan WNA,” ungkapnya.

Menurut Brigjen Nurhadi, kokain tersebut akan diedarkan di tempat wisata yang dikunjungi wisatawan asing. “Memang umumnya untuk WNA. Biasanya mereka sekali pakai sebanyak 2 gram ” ucapnya.

Baca Juga:  Mantan Pecandu Narkoba Gasak Kabel di Delapan Toko Lampu 

Tersangka AJ mengaku baru kali pertama diminta mengambil paket narkoba. Meski demikian, penyidik masih mendalami keterangan tersangka. “Kami masih kembangkan. Kalau pengiriman narkoba lintas negara biasanya mereka menggunakan modus jaringan terputus,” tegasnya. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR