Benoa, baliwakenews.com
Setelah melalui pencarian intensif selama tiga hari di tengah ombak dan cuaca yang tak menentu, tim SAR gabungan akhirnya menemukan nelayan yang hilang di Perairan Pantai Karang Sanur. Operasi yang melibatkan puluhan personel ini berakhir Sabtu (22/11/2025) pagi sekitar pukul 09.50 Wita, ketika laporan warga membuka titik terang pencarian.
“Kami mendapat informasi dari nelayan yang melihat sesosok tubuh mengapung dengan posisi tertelungkup,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya. Ciri-ciri pakaian yang dikenakan, baju kotak-kotak dan celana abu-abu menguatkan dugaan bahwa sosok tersebut adalah Wayan Dana, nelayan yang dilaporkan hilang sejak Kamis.
Tim SAR yang berada di lapangan langsung mengerahkan RBB (Rigid Buoyancy Boat) menuju lokasi. Jasad korban ditemukan di radius 8,9 nautical mile barat daya dari titik ditemukannya jukung miliknya sebelumnya.
Setelah dievakuasi ke Pelabuhan Benoa, jenazah Wayan Dana kemudian dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar menggunakan ambulans BPBD Kabupaten Badung.
Operasi panjang ini melibatkan kekuatan lintas instansi, mulai dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, TNI AL, Polairud Polda Bali, Pol Air Polresta Denpasar, BPBD Denpasar & Badung, Balawista, serta sejumlah potensi SAR seperti Arjuna Rescue, Bali Rescue, Namru, Dewata Rescue Service, ORARI, hingga keluarga korban dan masyarakat lokal. BWN-04





























