Tabanan, Baliwakenews.com – Pencarian I Nyoman Wiratmaja, 56, yang hilang setelah menjaring ikan di Pantai Yeh Bakung, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat (Selbar), berakhir duka. Jasad warga Banjar Dinas Yeh Bakung itu ditemukan terdampar di Pantai Mekayu, Rabu (30/9) sekitar pukul 05.00 Wita.
Sebelumnya, Wiratmaja diduga terseret arus saat menjaring ikan pada Selasa (29/9) malam. Peristiwa tersebut diketahui setelah rekan korban, Gusti Ngurah Made Sukama, 58, hanya menemukan senter milik korban di lokasi terakhir korban terlihat.
Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani mengatakan, korban awalnya menjaring ikan sekitar pukul 19.15 Wita. Saat itu, saksi melihat korban memasang jaring di sebelah barat.
Beberapa saat kemudian, ketika hendak mengangkat jaring, saksi melihat senter menyala di lokasi korban. Saksi sempat memanggil korban, namun tidak mendapat jawaban. Setelah didatangi, korban tidak ditemukan dan hanya senter yang tertinggal.
Saksi kemudian menanyakan keberadaan korban kepada sesama penjaring ikan, Ketut Alit Manuaba, 58. Karena korban tidak diketahui keberadaannya, keduanya mengecek ke rumah korban. Namun, keluarga memastikan Wiratmaja belum pulang.
Pencarian kemudian dilakukan bersama warga. Hingga akhirnya, sekitar pukul 05.00 Wita, tubuh korban ditemukan terdampar di pinggir Pantai Mekayu, tepatnya di sebelah selatan SD Negeri 3 Lalanglinggah.
“Jasad korban ditemukan oleh saksi bersama sejumlah warga yang melakukan pencarian,” ujar Wiwik.
Petugas Polsek Selemadeg Barat yang dipimpin Kapolsek AKP I Putu Eka Rai Putra langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. Tim medis Puskesmas Selemadeg Barat juga melakukan pemeriksaan terhadap korban.
Setelah proses pemeriksaan, jasad korban dibawa ke rumah duka untuk diupacarai. Polisi juga berkoordinasi dengan BPBD Tabanan dan Satpolairud Polres Tabanan.
“Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak melanjutkan perkara ke ranah hukum,” pungkasnya. BWN-06






























