Kebakaran Beruntun di Jimbaran, Petugas Padamkan Dua Titik Api dalam Hitungan Menit

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com


Dua kebakaran terjadi hanya berselang sekitar 10 menit di kawasan Jalan Raya Bypass Ngurah Rai, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Kamis (20/8) malam. Kesigapan petugas Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung membuat dua titik api tersebut berhasil dikendalikan sebelum merembet dan menimbulkan dampak lebih luas.


Kebakaran pertama terjadi di lahan kosong, disusul kebakaran pada kabel induk PLN dan kabel WiFi yang lokasinya masih berada di jalur yang sama. Tidak ada korban jiwa maupun bangunan yang terdampak dalam dua kejadian tersebut.


Wakil Komandan Regu III Badung Selatan Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung, I Nyoman Astawa, mengatakan laporan pertama diterima petugas sekitar pukul 20.14 Wita. Kebakaran terjadi di lahan kosong Jalan Raya Bypass Ngurah Rai F 117, Banjar Taman Griya, Desa Jimbaran. Petugas langsung berangkat dua menit kemudian dan tiba di lokasi sekitar pukul 20.25 Wita. “Yang pertama lahan kosong terbakar. Luasnya sekitar 1 are,” ujar Astawa saat dikonfirmasi Jumat (21/8).

Baca Juga:  Sekda Badung Adi Arnawa Lepas Jalan Sehat di Desa Wisata Cemagi  


Api diduga berasal dari aktivitas membakar sampah. Kobaran kemudian membakar lahan kosong dan dikhawatirkan merembet ke area sekitarnya. Petugas mengerahkan satu unit mobil pemadam jenis BW dari Pos ITDC untuk menjinakkan api. Sekitar 5.000 liter air digunakan dalam proses pemadaman yang berlangsung kurang lebih satu jam.
Belum selesai menangani kebakaran pertama, laporan baru kembali masuk pada pukul 20.24 Wita. Api kali ini muncul di Jalan Raya Bypass Ngurah Rai Jimbaran Nomor 155. “Yang kedua kabel listrik dan WiFi yang terbakar,” kata Astawa.


Petugas berangkat pukul 20.26 Wita dan tiba sekitar pukul 20.31 Wita. Karena titik kebakaran kedua masih berada dalam satu jalur, petugas yang sedang menangani kebakaran pertama dapat dengan cepat bergerak menuju lokasi baru.
Kebakaran kedua membakar kabel induk PLN dan kabel WiFi. Warga sekitar tidak mengetahui secara pasti dari mana api pertama kali muncul. Dugaan sementara mengarah pada korsleting atau kondisi kabel yang terlalu banyak menumpuk.
“Karena masyarakat di sana juga tidak tahu penyebabnya, tiba-tiba sudah keluar api,” ungkap Astawa.

Baca Juga:  Bursa Caketum KONI Denpasar, Suteja Kumara Digadang-Gadang Gantikan Gus Toni


Api berhasil dikuasai dalam waktu sekitar 30 menit. Satu unit mobil BW dari Pos ITDC kembali digunakan untuk penanganan, dengan sekitar 5.000 liter air. Astawa menyebut tidak ada korban jiwa maupun bangunan yang terdampak akibat dua kebakaran tersebut. Penanganan kebakaran kedua juga berlangsung cepat karena petugas kebetulan masih berada di kawasan tersebut setelah menangani kejadian pertama.

Baca Juga:  Wabup Suiasa Terima Kunjungan DPRD dan Forkopimda Manggarai Barat


“Saat meluncur ke lahan kosong, di tengah jalan ada informasi kabel terbakar. Jadi kami cepat bisa kuasai kebakarannya,” jelasnya.


Petugas kemudian memastikan kedua lokasi benar-benar aman sebelum meninggalkan tempat kejadian. Hingga seluruh proses penanganan selesai, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun kerusakan terhadap bangunan di sekitar lokasi.
Dua kebakaran yang terjadi hampir bersamaan ini sekaligus memperlihatkan pentingnya kecepatan laporan dan respons petugas dalam mencegah api berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar, terlebih kedua titik berada di kawasan dengan aktivitas masyarakat yang cukup padat. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR