Mangupura, baliwakenews.com
Meningkatnya kunjungan wisatawan ke Pantai Kuta selama libur sekolah diiringi peringatan serius dari UPTD Penyelamatan Wisatawan (Lifeguard) Kecamatan Kuta. Orang tua diminta tidak lengah mengawasi anak-anak yang bermain di bibir pantai karena potensi gelombang tinggi dan arus laut yang berbahaya masih mengintai.
Peringatan ini menyusul prakiraan BMKG Maritim yang menyebutkan tinggi gelombang di perairan Selat Badung berpotensi mencapai 2,5 hingga 3 meter bahkan lebih pada periode 29 Juni hingga 2 Juli 2026.
Kepala UPTD Penyelamatan Wisatawan Kecamatan Kuta, Wayan Somer, mengatakan keselamatan harus menjadi prioritas utama selama beraktivitas di kawasan pantai. Ia menegaskan pengunjung tidak boleh berenang di area yang dipasangi bendera merah, serta wajib mematuhi seluruh arahan petugas lifeguard.
Yang menjadi perhatian utama, kata Somer, adalah anak-anak yang banyak bermain di tepi pantai selama musim liburan. Orang tua diminta terus mendampingi karena kondisi ombak dan arus di Pantai Kuta dapat berubah dengan cepat.
“Keselamatan adalah prioritas utama. Mari bersama-sama menjaga diri dengan selalu mengutamakan keselamatan selama berada di kawasan pantai,” tegasnya, Senin (29/6/2026).
Imbauan tersebut bukan tanpa alasan. Lifeguard berkaca pada peristiwa sebelumnya ketika dua anak hilang di Pantai Kuta dan hingga kini belum ditemukan. Kejadian itu menjadi pengingat bahwa kelengahan sekecil apa pun dapat berakibat fatal.
Menurut Somer, Pantai Kuta memiliki karakteristik ombak tinggi dengan arus laut yang cukup kuat sehingga membutuhkan kewaspadaan ekstra. Sebagai langkah antisipasi, petugas rutin memasang bendera merah di kawasan berarus berbahaya dan bendera merah-kuning di area yang relatif lebih aman untuk berenang.
Selain memperketat patroli selama libur sekolah, lifeguard juga mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan aktivitas laut seperti berenang, berselancar, maupun menggunakan perahu apabila kondisi gelombang dinilai membahayakan. Pengunjung diminta segera keluar dari air apabila ombak tiba-tiba membesar atau saat mendapat peringatan dari petugas.
Terkait keberadaan breakwater, Somer menjelaskan struktur tersebut turut memengaruhi pola arus laut. Air dapat masuk melalui sela-sela breakwater, kemudian berputar sebelum kembali ke laut lepas sehingga berpotensi menimbulkan tarikan arus yang lebih kuat.
Karena itu, seluruh pengunjung diharapkan selalu memperhatikan rambu-rambu keselamatan dan mengikuti arahan lifeguard agar liburan di Pantai Kuta tetap aman dan nyaman. BWN-04
































