Singaraja, Baliwakenews.com
Perumda Pasar Argha Nayottama Kabupaten Buleleng mulai bergerak serius menekan sampah plastik di pasar tradisional. Perusahaan daerah ini menegaskan komitmennya menjaga kebersihan pasar sekaligus mengurangi penggunaan plastik sekali pakai melalui distribusi tas belanja ramah lingkungan kepada para pedagang.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan pasar tradisional yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat maupun pelaku usaha di Buleleng.
Selain menggencarkan kegiatan kebersihan rutin di seluruh area pasar, Perumda juga mulai memperkuat edukasi kepada pedagang dan pengunjung agar lebih sadar terhadap pentingnya menjaga lingkungan pasar.
Plt Direktur Utama Perumda Pasar Argha Nayottama, Putu Ayu Reika Nurhaeni, mengatakan pengurangan plastik sekali pakai tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau pengelola pasar semata.
“Kami mengajak seluruh pedagang dan masyarakat mulai beralih menggunakan tas belanja yang bisa dipakai berulang kali. Ini langkah kecil, tetapi dampaknya besar bagi lingkungan,” ujarnya saat ditemui Jumat (22/5/2026).
Menurutnya, kantong plastik sekali pakai selama ini menjadi salah satu penyumbang terbesar limbah di pasar tradisional. Karena itu, distribusi tas ramah lingkungan dipilih sebagai langkah konkret untuk mengubah kebiasaan masyarakat secara bertahap.
Perumda berharap gerakan ini mampu membangun kesadaran kolektif pedagang dan masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mendukung pengurangan sampah plastik di Kabupaten Buleleng.
Program tersebut juga menjadi bagian dari dorongan menuju pengelolaan pasar tradisional yang lebih modern, sehat, dan berkelanjutan di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan. BWN-03































