Mangupura, baliwakenews.com
Wajah kawasan wisata Pantai Kuta kembali tercoreng ulah vandalisme. Sejumlah fasilitas umum di area depan skatepark dipenuhi coretan cat semprot yang membuat kawasan pesisir wisata tersebut tampak kumuh dan sempat menjadi sorotan pengunjung.
Coretan terlihat menghiasi tembok, tiang rambu lalu lintas, panel penerangan hingga dinding toilet umum di kawasan Pantai Kuta. Kondisi itu memicu perhatian karena lokasi tersebut merupakan salah satu titik yang ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung bersama pengelola Daya Tarik Wisata (DTW) Pantai Kuta langsung turun melakukan pembersihan bertahap sejak Jumat pekan lalu.
Pantauan di lapangan, Senin (11/5/2026), sebagian besar coretan sudah mulai dibersihkan meski masih menyisakan bekas cat di beberapa titik. Pengelola DTW Pantai Kuta, I Nyoman Arya Arimbawa, mengatakan proses penanganan dilakukan secara bertahap karena beberapa coretan menggunakan lapisan cat yang cukup tebal. “Sejak Jumat pagi sudah ditangani setelah kami koordinasi dengan Dinas PUPR Badung,” ujar Arya.
Menurutnya, pembersihan tidak bisa dilakukan sekaligus agar tidak merusak fasilitas umum yang ada di kawasan tersebut. “Ada yang masih tersisa sedikit karena catnya cukup tebal, jadi memang bertahap pembersihannya,” katanya.
Area depan skatepark disebut menjadi titik paling banyak ditemukan aksi vandalisme. Selain di dinding kawasan, coretan juga muncul pada sejumlah fasilitas umum lain di sekitar jalur pedestrian Pantai Kuta.
Hingga kini pelaku vandalisme belum diketahui. Pengawasan di lokasi disebut masih terkendala keterbatasan CCTV yang hanya mengarah ke area skatepark dan belum menjangkau sisi jalan maupun trotoar. “CCTV di sana hanya satu dan fokus ke area skatepark saja, jadi yang mencoret belum bisa diketahui,” jelas Arya.
Pihak DTW Pantai Kuta berencana memperkuat koordinasi dengan komunitas skateboard dan pengguna fasilitas kawasan agar ikut menjaga kebersihan serta estetika lingkungan wisata.
“Nanti kami koordinasi juga dengan komunitas skatepark supaya pengguna fasilitas di sana ikut menjaga kawasan,” imbuhnya.
Pembersihan vandalisme ini menjadi bagian dari upaya menjaga citra Pantai Kuta sebagai destinasi wisata unggulan Bali agar tetap nyaman, bersih, dan menarik di mata wisatawan.BWN-04


































