Mangupura, Baliwakenews.com
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Baladika Bali, Selasa (5/5), dirayakan secara sederhana namun sarat aksi nyata. Bertempat di Wantilan Serbaguna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, organisasi kemasyarakatan ini menyalurkan ribuan sarana pengolahan sampah kepada warga.
Sebanyak 2.200 unit tong dan bag komposter dibagikan kepada kepala keluarga di Kelurahan Sading sebagai bentuk kontribusi konkret dalam penanganan sampah rumah tangga. Kegiatan ini mengusung tema “Merawat Pertiwi dan Peduli Lingkungan”.
Ketua Umum DPP Baladika Bali, Bagus Alit Sucipta, menegaskan peringatan HUT bukan sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi sosial di masyarakat.
“Ini bentuk komitmen kami untuk hadir di tengah masyarakat. Melalui pembagian komposter ini, kami ingin mendorong percepatan penanganan sampah dari sumbernya, terutama di tingkat rumah tangga,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kolaborasi antara Baladika Bali dan Laskar Bali yang dinilai semakin solid melalui berbagai kegiatan sosial, mulai dari aksi bersih-bersih lingkungan, penanaman pohon, hingga bantuan kemanusiaan.
Selain pembagian komposter, rangkaian HUT juga diisi dengan kegiatan sosial lain seperti bantuan kepada lansia dan penyandang disabilitas, serta program bedah rumah bagi warga kurang mampu. ” Kita juga melakukan kegiatan donor darah dan memperoleh sekitar 300 lebih kantor darah,” paparnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, yang juga bertindak sebagai Dewan Pembina Baladika Bali, menyebut peringatan HUT ini sebagai momentum strategis untuk evaluasi dan penguatan peran organisasi di tengah masyarakat.
Menurutnya, organisasi kemasyarakatan harus mampu memberikan rasa aman, nyaman, serta manfaat nyata, termasuk dalam isu krusial seperti kebersihan dan kemanusiaan.
“Yang dikenang oleh masyarakat adalah tindakan nyata, bukan sekadar wacana. Karena itu, kegiatan seperti pengelolaan sampah, donor darah, hingga bedah rumah harus terus diperkuat,” tegasnya.
Giri Prasta juga mengapresiasi kontribusi Baladika Bali dalam kegiatan kemanusiaan, termasuk capaian sebagai salah satu organisasi dengan partisipasi donor darah terbanyak di Bali.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya persatuan antarorganisasi yang tergabung dalam aliansi untuk memperkuat kontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Kalau kita bersatu, setengah perjuangan sudah berhasil. Tapi kalau tidak, setengah perjuangan sudah gagal,” tandasnya.
Melalui peringatan HUT ke-22 ini, Baladika Bali menegaskan posisinya tidak hanya sebagai organisasi sosial, tetapi juga sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat, khususnya penanganan sampah yang kini menjadi isu mendesak di Bali. BWN-05


































