Mangupura, baliwakenews.com
Masih maraknya kendaraan yang menjadikan trotoar sebagai lokasi parkir kembali terungkap di jalur strategis By Pass Ngurah Rai–Nusa Dua. Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung melalui BKO Kuta Selatan, sebanyak 13 kendaraan kedapatan parkir di atas trotoar, Rabu (28/1) pagi.
Sidak yang menyasar kawasan dari Jimbaran hingga Simpang Empat Nusa Dua itu memperlihatkan bagaimana ruang pejalan kaki—yang seharusnya menjadi fasilitas publik terus tergerus oleh kepentingan parkir kendaraan. Ironisnya, pelanggaran tak hanya dilakukan kendaraan kecil, tetapi juga melibatkan kendaraan bermuatan berat.
Seizin Kasatpol PP Badung, Danru Satpol PP BKO Kuta Selatan, Wayan Suharyana, mengungkapkan kendaraan yang terjaring terdiri atas 10 unit taksi, dua mobil pikap, serta satu truk besar bermuatan batako. Keberadaan truk bermuatan berat di atas trotoar dinilai berisiko tinggi merusak fasilitas umum.
“Trotoar itu bukan hanya untuk estetika, tapi untuk keselamatan pejalan kaki. Apalagi kalau yang parkir kendaraan berat seperti truk bermuatan batako, potensi kerusakannya besar,” ujar Suharyana.
Meski menemukan belasan pelanggaran, petugas belum langsung menjatuhkan sanksi. Penertiban kali ini masih mengedepankan pendekatan pembinaan dan edukasi kepada para pengemudi. Para pelanggar diminta segera memindahkan kendaraannya ke area parkir yang semestinya.
“Untuk tahap awal kami lakukan pembinaan. Tapi jika ke depan masih mengulangi pelanggaran, akan kami proses melalui PPNS sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Suharyana menambahkan, sebagian besar pengemudi bersikap kooperatif dan mengakui kesalahan setelah diberikan teguran. Namun, fakta bahwa pelanggaran tetap berulang menunjukkan masih rendahnya kesadaran sebagian pengendara terhadap fungsi trotoar.
“Padahal di sekitar lokasi sebenarnya tersedia tempat parkir. Tapi tetap saja trotoar dipilih karena dianggap lebih praktis,” katanya.
Penertiban di jalur By Pass Ngurah Rai–Nusa Dua disebut rutin dilakukan. Namun, jumlah pelanggaran yang ditemukan kali ini relatif lebih banyak dibandingkan sidak sebelumnya, menandakan persoalan parkir liar belum sepenuhnya tertangani.
Selain menertibkan parkir di trotoar, Satpol PP BKO Kuta Selatan juga melakukan patroli antisipasi terhadap gelandangan, pengemis, dan manusia silver. Dari hasil pemantauan, wilayah Kuta Selatan masih terbilang minim temuan untuk kategori tersebut. BWN-04

































