Mangupura, baliwakenews.com
Pemerintah Kabupaten Badung akhirnya turun tangan merapikan puing-puing bekas bangunan ilegal yang berserakan di Pantai Bingin, Desa Pecatu. Sejumlah alat berat diterjunkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pada Minggu (9/11/2025) untuk menata ulang area pantai yang selama beberapa minggu terakhir tampak semrawut.
Langkah cepat ini bukan semata mempercantik kawasan wisata, melainkan juga upaya menjamin keselamatan wisatawan dan menjaga kelestarian lingkungan pesisir menjelang musim hujan.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Badung, Anak Agung Rama Putra, menjelaskan pihaknya fokus pada pemindahan material bongkaran ke lokasi yang lebih aman dan penataan tanggul sementara untuk menahan longsoran atau limpasan air laut.
“Perapian ini atas arahan pimpinan agar puing-puing pembongkaran ketika gelombang air laut naik tidak terbawa ke daratan di pesisir Pantai Bingin,” ujar Gung Rama, seizin Plt Kadis PUPR Badung.
Dua unit alat berat jenis excavator dikerahkan ke lokasi. Pengerjaan ditargetkan selesai dalam waktu kurang dari sebulan, mengingat volume material tidak terlalu besar. Tim juga melakukan antisipasi tambahan pada area tanggul agar sedimen tidak mengalir ke pantai ketika hujan lebat.
Upaya ini merupakan tindak lanjut dari penertiban bangunan ilegal yang dilakukan Satpol PP Badung beberapa waktu lalu. Menurut Gung Rama, aktivitas wisata di Bingin masih cukup ramai, sehingga penataan difokuskan agar pengunjung tetap bisa berwisata dengan aman selama proses pembersihan berlangsung.
“Saat saya turun ke lokasi, banyak wisatawan masih datang ke Bingin. Kami imbau agar tetap berhati-hati karena masih ada puing di daratan dan perairan,” ungkapnya.
Meski pekerjaan berjalan lancar, medan sempit dan akses terbatas menjadi tantangan tersendiri bagi alat berat. Terlebih, kondisi cuaca yang tidak menentu dan potensi rob bisa memperlambat proses perapian. Karena itu, alat berat sementara disiagakan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kebutuhan darurat.
PUPR Badung juga berencana melakukan penataan tambahan pada area tebing atas untuk memperkuat fungsi tanggul sekaligus memperindah kawasan. “Kami akan koordinasi lebih lanjut antarinstansi agar penanganan jangka panjang bisa lebih terencana,” kata Gung Rama.
Langkah cepat ini diharapkan mampu mengembalikan citra Pantai Bingin sebagai destinasi unggulan Bali selatan, bukan hanya indah, tapi juga aman dan ramah lingkungan. BWN-04































