Lumintang, baliwakenews.com
Pemerintah Kota Denpasar melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Denpasar merealisasikan bonus kepada para atlet peraih medali di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2025. Total dana yang dikucurkan mencapai Rp 21.647.000.000 atau Rp 21 miliar lebih. Bonus sebesar ini diberikan kepada seluruh atlet yang sudah menyumbangkan medali di event bergengsi Pulau Dewata tersebut.
Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menerangkan meski kontingen Denpasar hanya bertengger di peringkat dua alias runner up di Porprov Bali 2025, pihaknya tetap mengapresiasi perjuangan para atlet. Karena tujuan Kota Denpasar bukanlah juara semata, namun bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan dan bisa mengharumkan nama Bali dan Indonesia ke depannya.
“Hasil Porprov kemarin, dari hitungan medali, kontingen Denpasar mencapai 488 medali, walaupun dari sisi emas kurang. Tapi para atlet sudah berjuang dengan baik di event itu,” ujarnya Jaya Negara.
Atas kerja keras itu, Pemerintah Kota Denpasar mengucapkan terimakasih kepada pengurus KONI Kota Denpasar, Ketua dan pengurus cabor, pelatih, atlet dan lainnya yang berjuang mendapatkan prestasi tersebut. Wali Kota Jaya Negara juga sudah meminta kepada KONI Denpasar untuk mengevaluasi kekurangan yang ada selama kegiatan itu. Sehingga ke depannya bisa lebih baik dari saat ini.
“Kami minta ke Ketua KONI untuk mengevaluasi kekurangan. Silakan membangun pembinaan secara rutin, kami akan terus mensuport,” tegasnya.
Wali Kota Jaya Negara juga menekankan, kalau tujuan Pemerintah Kota Denpasar bukan juara, tapi membangun anak – anak pretasi yang bisa membanggakan, tidak hanya Bali, tapi Indonesia. Karena mereka akan menjadi duta – duta indonesia di kejuaraan internasional. Bahkan, dia menilai kalau Porprov Bali ini sebagai ajang pemanasan para atletnya untuk berlatih dan mencapai tujuan yang lebih besar.
“Saran kami, ke depan event Porprov ini ajang untuk pemanasan untuk memotivasi anak – anak agar rajin dan giat berlatih agar bisa mencapai prestasi,” tandasnya
Sementara Ketua KONI Denpasar, Putu Yudiatmika menuturkan untuk anggaran yang diberikan mencapai Rp 21.647.000.000. Terkait besaran bonus kepada para atlet peraih medali emas berbeda-beda. Yang mana emas perorangan dibandrol Rp 70 juta. Kemudian, Ganda (per orang) dibandrol Rp 35 juta.
Selanjutnya Beregu 6 orang ke bawah sebesar Rp 85 juta dan terakhir Beregu 7 orang ke atas sebesar Rp 100 juta.
“Nominalnya berbeda-beda dan sudah ada hitung-hitungannya. Hari ini kita serahkan semua bonus kepada semua atlet peraih medali ini,” katanya.
Untuk perak dan perunggu di kategori ganda (per orang) masing-masing Rp 15 juta dan Rp 7 juta Peraih medali perak dan perunggu Ganda (per orang) Rp 10 juta dan Rp 4 juta. Peraih perak dan perunggu beregu 6 ke bawah (beregu) Rp 30 juta dan Rp 12 juta. Terakhir kategori Beregu 7 ke atas (per regu) sebesar Rp 45 juta dan Rp 20 juta.
Selain atlet, pelatih juga diberikan bonus. Untuk pelatih peraih juara umum cabornya dibandrol Rp 32 juta. Pelatih yang meraih peringkat II emas diberikan Rp 12 juta. Peringkat III emas diberikan Rp 6 juta dan peringkat IV dan V diberikan bonus Rp 4 juta.
“Jadi semua pelatih yang dapat emas kita berikan dengan kategori posisi kontingen denpasar dengan kontingen daerah lainnya,” pungkasnya. BWN-06































