Mangupura, baliwakenews.com
Kapolres Badung AKBP Robby Septiadi mengimbau pengurus tempat ibadah termasuk pura agar meningkatkan sistem keamanan, salah satunya melalui pemasangan CCTV (Closed Circuit Television).
Imbauan Kapolres Robby Septiadi itu menyikapi kasus pencurian pratima maupun benda sakral di sejumlah pura. “Saya harapkan pengurus Pura, Masjid, Gereja, agar ikut membantu kami melalui pemasangan CCTV,”harap Robby Septiadi di Polsek Mengwi, Selasa (22/12/2020).
Ia menegaskan, kasus pencurian pretima di sejumlah pura di wilayah Badung hingga kini masih dalam proses penyelidikan. Ia mengakui salah satu kendala yang dihadapi tidak adanya CCTV di sekitar TKP. “Dengan pemasangan CCTV tentunya akan lebih mempermudah dalam mengidentifikasi pelaku,”tegasnya.
Sekadar mengingatkan, kasus pencurian terjadi di Pura Penataran dan Pura Pasek Gelgel, Desa Adat Blahkiuh, Abiansemal, Badung, Selasa (8/12/2020). Pelaku membawa kabur pratima bentuk patung dan soca, empat prerai lapis emas, serta satu buah cincin warna keemasan.
Tak hanya Badung, sejumlah pura di wilayah Gianyar juga diobok-obok maling. Salah satunya Pura Gunung Sari di Banjar Celuk, Desa Buruan, Blahbatuh, Gianyar, Kamis (17/12/2020) dini hari. Pelaku mencongkel pintu Pelinggih Ratu Kembar, Pelinggih Meru, Pelinggih Pesimpangan Gunung Alit, Pelinggih Betara Gunung Sari. Namun, tidak ada pratima yang dilaporkan hilang, hanya sepasang tanduk menjangan terbuat dari tembaga dengan kerugian diperkirakan Rp 500 ribu. BWN-01































