Mangupura, baliwakenews.com
Kabar duka menyelimuti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung pagi ini. Ida Ayu Istri Yanti Agustini, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Badung, menghembuskan napas terakhir di RSUP Prof. Ngoerah, Denpasar, pada pukul 08.25 WITA.
Dayu Yanti, sapaan akrabnya, dikenal sebagai sosok birokrat berintegritas, pekerja keras, sekaligus pribadi yang rendah hati. Kepergiannya dirasakan sebagai kehilangan besar bagi Pemkab Badung, terutama bagi rekan-rekan di lingkungan BPKAD.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Badung, I Made Suardita, membenarkan kabar duka tersebut. “Beliau sosok pekerja keras, rendah hati, dan sangat mudah diajak berkomunikasi. Kami sering berdiskusi, dan beliau selalu memberikan solusi,” ujarnya Selasa (2/6).
Dayu Yanti memulai karier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 1994. Dengan dedikasi tinggi, ia menapaki jenjang birokrasi dari Kasubag Perundang-Undangan, Kasubag Evaluasi, hingga akhirnya dipercaya memimpin BPKAD Badung sejak 2021.
Bagi banyak pegawai, almarhumah bukan sekadar atasan, melainkan mentor dan figur keibuan. “Dari cerita staf beliau, almarhum selalu hadir lebih awal dan pulang paling akhir. Meski tugas berat, wajahnya selalu teduh,” kenang Suardita.
Lahir di Bangli, 24 Agustus 1969, Dayu Yanti menempuh pendidikan di SDN 1 Peninjoan, SMP Negeri Pekutatan, dan SMA Negeri 1 Negara. Ia meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Warmadewa dan Magister Manajemen dari Universitas Udayana.
Menurut informasi keluarga, upacara pelebon (ngaben) akan dilaksanakan pada 5 Juni 2025, di Krematorium Sagraha Mandrakantha Santhi, Desa Bebalang, Bangli.
Dayu Yanti meninggalkan duka mendalam bagi suami, anak, serta seluruh keluarga besar Pemkab Badung. Sosoknya akan dikenang sebagai pejuang keuangan daerah yang tak kenal lelah dan selalu mengedepankan keteladanan. BWN-05

































