Tabanan, biwakenews.com
Pengelolaan sampah menjadi permasalahan klasik di Kabupaten Tabanan. Masyarakat setempat kerap mengeluhkan pembuangan sampah lantaran minimnya TPS dan TPA di wilayahnya.
Padahal pengelolaan sampah menjadi salah satu kunci penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Tidak hanya berdampak pada kebersihan, pengelolaan sampah juga dapat mengurangi potensi polusi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Hal tersebut menjadi salah satu prioritas utama pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan, I Nyoman Mulyadi dan I Nyoman Ardika. “Dengan meningkatnya volume sampah yang dihasilkan setiap hari, profesionalisme dalam pengelolaan sampah sangat diperlukan, baik di tingkat pemerintah maupun masyarakat. Hal ini mencakup pengumpulan, pemilahan, pengolahan, hingga pembuangan sampah yang ramah lingkungan,” kata Mulyadi, Sabtu (23/11).
Profesional pengelolaan sampah ini, merupakan salah satu program unggulan pasangan Mulyadi-Sengap atau MS Glowing. “Bila kami terpilih, pengelolaan sampah di Tabanan akan kami lakukan dengan pendekatan yang lebih modern dan profesional, melibatkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta,” kata Mulyadi.
Mulyadi mengatakan, profesionalisme dalam pengelolaan sampah juga membuka peluang bagi terciptanya ekonomi sirkular, di mana sampah yang semula dianggap limbah bisa diolah kembali menjadi produk bernilai ekonomis. Dengan langkah ini, pengelolaan sampah bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga soal pemberdayaan ekonomi dan pelestarian alam. BWN-01

































