Tak Terima Dipecat, Buruh Proyek Asal Sumba Bikin Onar di Kutsel

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Bentrokan antara sesama buruh proyek asal Sumba, Barat Daya, NTT, terjadi di salah satu proyek vila di Jalan Gunung Payung, Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, pada Rabu (16/10) malam sekitar pukul 21.00. Dalam insiden itu, dua orang menderita luka-luka akibat dipukul dengan balok dan kayu lainnya.

Satu orang pelaku diketahui bernama Martinus Tamo Bapa (23), ditangkap pecalang dan warga sekitar. Warga lantas membawa Martinus ke Polsek Kuta Selatan. Sementara itu tiga orang pelaku lainnya yang juga merupakan buruh proyek asal Sumba Barat Daya diketahui bernama Evan (pemicu peristiwa), Yusuf, dan Domi berhasil kabur dari TKP.

Baca Juga:  Buru Perampok SPBU, Polisi Lakukan Ini

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, mengatakan, bentrokan tengah malam yang bikin warga sekitar tegang itu dipicu salah satu buruh proyek di sana bernama Evan dipecat oleh mandornya Gede Redipa (42). Evan dipecat karena tidak disiplin saat bekerja. “Evan curiga ada buruh proyek lainnya yang ngadu kepada mandor hingga dirinya dipecat. Tak terima dipecat Evan melakukan keributan. Dia mengajak temannya yang bekerja sebagai buruh proyek di Kerobokan, Kuta Utara, Badung, yakni Martinus, Domi, dan Yusuf,” ungkap Sukadi, Kamis (17/10).

Baca Juga:  Komplotan Pencuri Motor Jaringan Sumatra Utara Dibekuk di Pelabuhan Gilimanuk

Mendapat informasi tentang adanya keributan antara sesama buruh proyek itu aparat Polsek Kuta Selatan langsung mendatangi lokasi TKP. Polisi memeriksa keterangan saksi sekaligus korban penyerangan dalam peristiwa tersebut yakni Thomas Tari Wungo (25) dan Daniel Tari Dita (28). Selain itu polisi menggali keterangan dari Martinus, salah satu pelaku yang diamankan.

Sukadi mengatakan, awalnya Evan yang membawa tiga temannya, yakni Domi, Yusuf dan Martinus mengamuk di bedeng proyek. Buruh lainnya, yakni Thomas dan Daniel mencoba menenangkan mereka. Malah, keduanya diserang oleh para pelaku, dengan balok dan kayu. Akibatnya Thomas dan Daniel terluka di kepala serta wajah. Dan mereka berdua kabur menyelamatkan diri ke warung Madura, sebab salah satu pelaku ada yang membawa pisau. “Tak lama berselang pecalang dan linmas desa setempat datang ke TKP mengamankan Martinus. Sementara tiga orang lainnya berhasil kabur,” ucap Sukadi.

Baca Juga:  Bursa Caketum KONI Denpasar, Suteja Kumara Digadang-Gadang Gantikan Gus Toni

Saat ini Martinus telah ditahan di Mapolsek Kuta Selatan. Sementara tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR