Renon, baliwakenews.com
Mensosialisasikan tahapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Bali tahun 2024, Komisi pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali melaksanakan dengan cara berbeda dari biasanya. Di kantor KPU Provinsi Bali pada Sabtu 14 September 2024 digelar lomba mural, lomba poster dan pameran kartun.
Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan mengatakan pihaknya ingin melakukan sosialisasi dengan cara berbeda. “Selama ini sosialisasi hanya mengundang desa adat, atau dipaksa banjar. Kali ini saya ingin berikan kesempatan kepada para seniman untuk menyatakan keinginannya tentang Bali kedepan, sesuai tema ‘Bali Yang Diinginkan’,” ujarnya.
Hasil dari lomba ini akan dipajang saat pengundian nomor paslon pada 23 September 2024 mendatang, sehingga para calon pemimpin Bali bisa melihat apa yang diinginkan masyarakat untuk Bali ke depan. “Nanti ada 200 orang tim mereka yang akan datang dan akan melihat bagaimana kaum seniman atau masyarakat ingin Bali seperti apa kedepannya,” tukasnya.
Perwakilan juri, Anak Agung Gede Bagus Udayana mengatakan ada 75 peserta lomba poster dan mural yang mendaftar. Dari 75 karya ini dipilih sebanyak 10 karya terbaik untuk lomba poster dan 13 terbaik untuk lomba mural.
Turut meramaikan pameran, kartunis Jango Paramarta mengatakan ajang ini dapat mengasah generasi muda untuk lebih kritis dengan kondisi saat ini. “Aspirasi lewat pameran kartun, mural dan poster ini mewakili aspirasi masyarakat. Apa yang dilakukan KPU Bali sangat berani dan cerdas,” ujar Jango.
Sebagai seniman dia ingin pemimpin Bali memberikan contoh nyata dan bukan hanya janji-janji manis. “Salah satu PR yang harus dilakukan pemimpin Bali terpilih, adalah menyelesaikan masalah sampah termasuk sampah masyarakat, sampah bule, sampah visual hingga sampah kemacetan,” pungkasnya. BWN-03

































