Denpasar, baliwakenews.com
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) baik tingkat SMP maupun SMA sudah mulai dilakukan. Bahkan Pemerintah Provinsi bali sudah mempersiapkan tiga cluster PPDB tersebut. Pj Gubernur Bali, Sang Made Made Mahendra Jaya usai sidang paripurna DPRD Bali, Kamis (19/6) mengatakan , PPDB di Bali sudah dibuat petunjuk teknisnya untuk siswa bisa mendaftar.
“Kita bagi dalam tiga cluster pertama anak miskin ekstrim, kemudian anak disabilitas, untuk disabilitas wajib diterima di seluruh SMA/SMK negeri di Bali. Cluster kedua ada berdasarkan zonasi dan yang cluster ketiga adalah jalur prestasi, untuk siswa miskin ini akan ada pengecekan kelapangan nantinya,”ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, Pemerintah Provinsi Bali juga akan membentuk tim pengawas PPDB. “ Tim pengawas ini kita minta dari Ombudsman, dari NGO, akademisi untuk melakukan pengawasan dan penerimaan siswa SMA/SMK di Bali. sehingga kedepannya nanti benar-benar ada transparan dan keadilan di situ,”ungkapnya.
Bagaimana nantinya dengan adanya siswa titipan?, Mahendra Jaya mengatakan, untuk itulah pemerintah membentuk tim pengawasan PPDB ini. “Dengan dibentuknya tim ini, kita harapkan praktik seperti ini tidak ada dan transparansi PPDB SMA/SMK di Bali bisa dipantau bersama . Jadi kita serahkan kepada tim pengawas dan intinya kita bagi tiga cluster itu. Harapan anak-anak miskin ekstrim kalau mereka bersekolah di swasta bayar uang sekolah saja sangat berat, untuk itu biarlah mereka bersekolah di negeri,” terangnya. BWN-05
































