Kuta, baliwakenews.com
Bali United memperoleh ilmu baru melalui sosialisasi Video Assistant Referee (VAR) oleh operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) hari Kamis 2 Mei 2024 lalu di Bali United Training Center.
Salah satu penyerang Bali United, Ilija Spasojevic memberikan penilaian terkait penerapan VAR mendatang. Menurutnya, adanya VAR akan menjadi pihak lain yang membantu keputusan wasit dalam lapangan.
Spaso paham bila keputusan seorang wasit bisa saja salah sebagai manusia, sehingga dengan hadirnya VAR akan membantu kinerja wasit untuk bisa lebih adil bagi tim yang bertanding.
“Kami sudah menerima ilmu dari sosialisasi VAR agar kami lebih paham mengenai hal ini. Semoga saja nanti bisa bermanfaat untuk babak semifinal nanti,” ucap Spasojevic.
Pemain naturalisasi ini pun setuju dengan kehadiran VAR yang akan diterapkan saat babak Championship Series musim ini.
“Sangat setuju karena akan membantu untuk memperoleh keadilan di lapangan. Kita tahu wasit juga manusia yang tidak terlepas dari kesalahan. Ketika ada VAR ini bisa membantu wasit untuk menilai lebih obyektif dan mengurangi kesalahan,” tegasnya.
Sementara center back, Haudi Abdillah mengakui ada sedikit keresahan ketika VAR diterapkan di kompetisi Liga 1 Indonesia karena membutuhkan proses adaptasi yang matang.
“Kalau resah pasti ada karena kita akan memasuki masa yang baru dengan penerapan VAR ini. Tapi memang harus dimulai dari sekarang untuk menunjang perubahan dengan lebih baik agar keputusan wasit lebih obyektif,” jelas mantan kapten PSIS Semarang ini.
Meski begitu, pemain kelahiran Denpasar ini tetap mendukung penerapan VAR untuk menunjang keputusan wasit di lapangan tengah lebih obyektif.
“Menurut saya dengan sepak bola yang semakin modern sangat dibutuhkan bantuan untuk mengurangi kesalahan di lapangan,” ungkap Haudi. BWN-06
































