Kereneng, baliwakenews.com
Pengprov Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Bali nampaknya tak mengkhawatirkan kondisi karateka putri andalannya Cokorda Istri Agung Sanistyarani atau yang akrab disapa Coki mengalami cedera. Peraih medali emas PON Papua itu saat ini mendapat cedera.
“Kami tidak khawatir. Itu terjadi kalau cedera atlet tergolong parah seperti otot atau patah tulang,” beber Ketua Harian Pengprov FORKI Bali, Ardy Ganggas saat ditemui di KONI Bali, Kamis 15 Februari 2024.
Menurutnya, justeru atlet seperti Coki tetap harus try out atau mengikuti kejuaraan baik level nasional maupun internasional meski jelang turun di PON 2024. Pasalnya Coki merupakan karateka yang sudah benar-benar siap bertanding dimanapun. Siap secara fisik, kebugaran tubuh maupun tekniknya.
“Justeru dengan Coki ikut terus bertanding di kejuaraan maka resiko cederanya kian kecil meski kena badan dan benturan. Memang ada batas toleransinya seperti sebulan sebelum PON masa tidak turun di kejuaraan. Tapi kalau masih bisa kenapa tidak,” tegas Ardy Ganggas.
Jika ada orang selalu berpikir atletnya tidak boleh turun di kejuaraan jelang PON 2024 akibat takut cedera bagi Ardy Ganggas mungkin atletnya belum dipersiapkan secara matang.
“Kalau atletnya siap ya tidak masalah. Saya percaya dengan keilmuan yakni resiko cedera itu sangat kecil kalau atlet iu dipersiapkan dengan baik,” terang Ardy Ganggas.
Coki sendiri versinya, memang sudah lama menghuni Pelatnas dan sudah melanglang buana mengikuti kejuaraan level nasional sampai internasional. Jadi hanya tinggal mengikuti program latihan khusus saja nantinya di Bali menghadapi PON 2024.
“Coki memang masih menjadi andalan dengan target meraih medali emas di PON 2024,” tandasnya. BWN-06

































