Karangasem, baliwakenews.com
Pagi-pagi buta, Minggu 28 Januari 2024, anggota DPR RI Dr. I Wayan Sudirta, SH., MH., sudah memulai perjalanan menuju pasar-pasar di Kebupaten Karangasem. Perjalanan kali ini Sudirta didampingi I Wayan Ariawan, SH., untuk mengkampanyekan pasangan Capres-cawapres Ganjar-Mahfud.
Sekitar pukul 4.30 Wita rombongan pria yang kembali mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI periode 2024-2029 ini tiba di Pasar Desa Culik, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. Masyarakat yang sudah sangat akrab dengan sosok pria kelahiran Pidpid ini, langsung menyambut dengan antusias. Apalagi Sudirta dan Ariawan membagikan dupa, sambil memperkenalkan sosok Ganjar- Mahfud kepada pedagang dan masyarakat yang berbelanja. Jadi tidak hanya dengan kampanye tatap muka profile, reputasi, dan rekam jejak Ganjar Pranowo maupun Mahfud MD, disosialisasikan kepada masyarakat. Namun Sudirta dan Ariawan lebih memilih untuk melakukan pendekatan personal dengan blusukan ke pasar dan “door to door”.
“Ganjar, saat menjadi anggota DPR RI, antara lain memperjuangkan kuota perempuan di perpolitikan parlemen, Program KTP Sakti, sejumlah program unggulan yang berhasil dalam 2 kali kepemimpinan sebagai Gubernur Jawa Tengah, dengan gaya kepemimpinan yang merakyat, baik untuk kalangan tua maupun yang muda sampai generasi milenial dan gen Z. Prof. Mahfud, punya reputasi luar biasa di bidang yudikatif ketika menjabat Ketua MK, juga reputasinya sebagai Menpolhukam RI mendampingi Joko Widodo,” ungkap Sudirta, Calon DPR RI Dapil Bali Nomor urut 2, sembari mengatakan ia bergandengan dengan I Wayan Ariawan Calon DPRD Provinsi Bali No urut 4 Dapil Karangasem untuk mengkampanyekan Ganjar – Mahfud.
Lebih lanjut dikatakan sejak masa kampanye ini, ia turun bertatap muka dengan masyarakat bersama-sama calon DPRD Kabupaten maupun Calon DPRD Provinsi Bali di Karangasem, Klungkung, Gianyar, Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, dan Buleleng. Selain melalui kampanye tatap muka, tahap kedua ini, Sudirta melakukan kampanye ‘’door to door’’ ke pasar-pasar rakyat dan ke rumah-rumah warga, membagikan baju kaos dan dupa yang merupakan salah satu perlengkapan persembahyangan umat Hindu, yang mana dupa disertai stiker bergambar Ganjar-Mahfud, selain gambar dari para kandidat masing-masing, termasuk gambar Sudirta dan Ariawan.
Pembagian dupa turun ke pasar-pasar ini sudah dilakukan di sejumlah pasar Kabupaten Karangasem, mulai Januari 2024, dengan menerjunkan 64 orang yang di saring dari 300an Relawan yang mempasilitasi simakrama selama ini, secara serentak. Usai ke pasar-pasar, sampai sore para Relawan ‘’door to door’’ ke rumah warga, menyerahkan baju dan dupa dengan gambar Ganjar-Mahfud ini, disertai sosialisasi tentang rekam jejak calon Presiden yang diusung PDI Perjuangan dan beberapa partai lainnya.
Kampanye “door to door’’ di Kota Denpasar juga sudah mulai dilakukan Januari 2024, diterjunkan sekitar 50 relawan, menyasar semua pasar dan menyebarkan dupa ke masyarakat.
“Berdasarkan pengalaman lima tahun lalu, dan juga evaluasi ringkas terhadap kampanye ‘’door to door’’ mulai Januari 2024, sebagaimana disampaikan Relawan-relawan, respon masyarakat mayoritas bersemangat, dan menyambut positif. Saya bersyukur, teman-teman media sangat membantu menginformasikan kegiatan dan apa yang saya berjuangkan bersama anggota legislative di Fraksi PDI Perjuangan maupun sebagai Anggota Komisi III DPR RI, dan ternyata sangat banyak masyarakat mengetahui kegiatan dan apa yang saya kerjakan, melalui informasi media yang semakin modern,” ucap Sudirta memaparkan.
Ternyata, dengan ‘’door to door’’, yang sudah dikerjakan di Kabupaten Karangasem dan Kota Denpasar, begitu juga ‘’simakrama’’ tatap muka dengan warga masyarakat, berdasarkan pengalaman 5 tahun lalu, ingatan masyarakat jauh lebih melekat dibanding kampanye dengan media-media lain. Dengan bertatap muka, masyarakat melihat langsung ekspresi para Relawan yang menyampaikan program, visi misi, serta rekam jejak Capres-Cawapres yang diusung PDI Perjuangan, juga Calon DPR RI maupun Calon DPRD di Provinsi maupun Kabupaten/Kota masing-masing.
“Memang, kampanye tatap muka dan ‘’door to door’’ ini, memerlukan energi dan upaya yang sangat besar, sehingga mustahil dikerjakan seorang diri atau sekelompok kecil. Tapi, bagi PDI Perjuangan yang punya pengurus sampai Ranting dan Anak Ranting di Desa dan Banjar, secara gotong royong, dengan kepemimpinan yang memberikan atensi terhadap praktek gotong royong ini, saya yakin bisa lebih banyak dilakukan kampanye tatap muka dan ‘’door to door’’ untuk Capres-Cawapres PDI Perjuangan. Kalau kami punya inisiatif di Kabupaten Karangasem dan kota Denpasar, harapannya ketua-ketua dan pengurus partai yang lain, tergerak untuk melakukan kampanye ‘’door to door’’ ini, selain karena memang efektif, ini juga perintah Ketua Umum, Ibu Megawati Soekarnoputri,” tandasnya.

Usai mendatangi masyarakat di Pasar Desa Culik, tim juga terjun ke Pasar Tukad Eling, Desa Tianyar, Kecamatan Kubu. Sebagai kader PDIP yang mencalonkan diri ke DPRD Provinsi Bali, I Wayan Ariawan menyatakan selalu tegak lurus dengan visi-misi partai PDI Perjuangan yang telah memberikan rekomendasi dan nomor urut pencalonan saya ke DPRD Provinsi Bali.
“PDI Perjuangan konsisten mempertahankan Pancasila, UUD NRI, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai 4 Konsensus Dasar Kebangsaan Indonesia, dan tidak ada alasan bagi kader banteng, termasuk saya sendiri, untuk tidak setia dan teguh pada visi misi tersebut. Sebagai orang yang diberi kepercayaan dan tugas oleh partai, tentu target saya bersama para Relawan dan pendukung, agar bisa lolos ke DPRD Provinsi Bali, agar bisa menyuarakan aspirasi masyarakat Karangasem, Bali Timur yang pembangunannya tidak berimbang dengan Bali Tengah dan Bali Selatan, memperjuangkan anggaran-anggaran untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Karangasem, dan dengan pembangunan yang berimbang dengan Bali selatan dan tengah yang berkembang pesat tersebut, kesejahteraan masyarakat Karangasem lebih bisa ditingkatkan,” kata Ariawan memaparkan.
Di akhir perjalanan kali ini Sudirta dan Ariawan, “door to door” ke rumah warga bersama tim relawan di Desa Manggis. BWN-03
































