Pecatu, baliwakenews.com
Tokoh Muda Badung asal Desa Pecatu yang kini Maju Sebagai Caleg DPRD Badung Dapil Kuta Selatan (Kutsel) dari Pantai Golkar Nomor Urut 2, I Made Tomy Martana Putra, S.H.,M.H., Minggu 24/12/2023) malam menggelar Simakrama di Tom Inn, Pecatu, Kutsel.
Acara disambut antusias warga simpatasian dan Kader Partai Golkar serta Masyarakat dari lintas agama yang hadir dalam acara ini. Kegiatan yang juga diisi sosialiasi cara mencoblos tersebut juga menghadirkan Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra serta Anggota DPRD Propinsi Bali, dari Fraksi Golkar, Wayan Rawan Atmaja.
Warga yang hadir selain meneriakkan yel-yel juga menyampaikan kesiapan mereka untuk mendukung dan memenangkan Tomy Martana Putra untuk bisa duduk sebagai Anggota DPRD Badung.
Tomy Martana Putra yang juga Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kutsel ini memaparkan, kegiatan tersebut merupakan simakrama atau rangkaian kampanye, mengingat saat ini sudah memasuki masa kampanye, yang sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan perayaan menyambut tahun baru 2024.
Terkait latar belakang dirinya maju Sebagai Caleg DPRD Badung, Wakil Ketua Kadin Bdung ini mengungkapkan motivasi untuk menjadi caleg yakni untuk mengabdi kepada desa tercinta yakni Desa Pcatu dan untuk Badung. Tentunya didasarkan atas pengalaman di organisasi yang sudah digeluti selama ini.
Ketua KNPI Badung ini merasa kalau anak muda wajib ikut maju di dunia politik untuk bisa merubah dan memperbaiki situasi di kabupaten Badung. “Jangan takut untuk kalah dalam perhelatan politik, yang penting anak muda berani berjuang dan pasti akan ada jalan untuk mencapai tujuan tersebut,” tegas pria yang akrab disapa Tomy tersebut.
Untuk di Desa Pecatu sendiri, sambung Tomy sektor pariwisata masih mendominasi untuk bisa dikembangkan ke depan. Karena sektor pariwisata yang menjadi andalan. Sedangkan untuk di sektor lain seperti pertanian agak sulit untuk dikembangkan, melihat kondisi tanah yang tidak mendukung.
“Ke Depan seiring perkembangan baik transportasi dan dunia usaha lainnya, saya secara pribadi tidak mau akan terjadi kemacetan akibat volume kendaraan yang cukup tinggi,” ujarnya.
Ditegaskannya, seperti kita ketahui bahwa Pecatu merupakan salah satu penyumbang PAD terbesar untuk Badung. Dimana Badung merupakan Kabupaten penghasil PAD terbesar nomer 2 di indonesia setelah Kutai Kertanegara. Di sisi lain dia menekankan saat ini ada permasalahan yang sangat prinsip di Desa Pecatu, yakni masalah air.
“Saya sebagai politisi sudah bosan dengan keluhan masyarakat terkait permasalahan air. Kita tahu bahwa Desa Pecatu dari dulu mengalami permasalahan dengan air. Kami berharap pemerintahan desa untuk bisa mencari solusi.
“Saya sebagai calon DPRD Badung sangat siap untuk duduk bersama dengan calon lain yang ada di Desa Pecatu. Duduk bersama itu ya tentunya berfikir solusi tentang permasalahan ini, ini kan demi kita semua.. tapi tentu nya difasilitasi oleh pemerintah desa adat dan dinas.. kapan pun saya siap,” tegas Tomy.
Ditanya optimismenya bisa lolos ke Dewan Badung, sebagai calon anggota Dprd Badung dia selalu optimis dan siap berjuang untuk bisa lolos sebagai anggota DPRD Badung. Dengan harapan untuk nantinya bisa memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi di masyarakat.
“Dan saya optimis dengan masyarakat Desa Pecatu terlebih saat ini pemilih itu kebanyakan dari generasi Z atau anak-anak muda, dan anak muda sangat gampang untuk diajak komunikasi, dan saya sebagai anak muda juga merasa tidak ada sekat dengan anak-anak muda. Sekaranglah saatnya untuk mendukung anak muda untuk maju sebagai calon DPRD Badung,” ajaknya.
Dia berharap ke depan, khususnya kepada masyarakat Desa Pecatu, agar kembali kepada sikap atau jiwa demokrasi yang dulu pernah ada. “Jangan pernah takut dengan perbedaan warna, masyarakat harus menentukan pilihan, jangan takut diintimidasi, diancam dan sebagainya, apalagi anak muda. Anak muda tidak boleh takut karena anak muda mempunyai ciri khas kuat, tegas dan tidak lembek,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut dia juga menyampaikan terimaksih kepada Para Tokoh Golkar Pecatu yang datang di acara tersebut serta Masyarakat yang telah mendukung dirinya untuk maju di DPRD Badung.
Sementata Itu Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra mengatakan dengan semangat dan dukungan Warga Pecatu yang hadir dalam acara tersebut dia optimis Tomy Martana bisa mencapai apa yang diharapkan. Hal ini tentunya tidak terlepas dari Kerja keras Tim Pemenangan atau Teman Tomy Martana (TTM) untuk door to door untuk mendekati warga agar mendukung Tomy Martana.
Di sisi lain, menyikapi aspirasi dari salah satu warga desa pecatu terkait masalah air Gus Adhi berharap bisa berbuat untuk Desa Pecatu, dan akan segera bergerak. Dia siap memprjuangkan dibangunnya sumur bor Seperti yang dilakukannya di Kintamani.
Namun syaratnya adalah harus mengajukan proposal sebagai salah satu syarat untuk penggunaan air tersebut. Selanjutnya harus ada lokasi tanah yang tersedia untuk pelaksanaan sumur bor tersebut.
“Itu programnya harus ada sumur bor, ada listrik rumah gardunya dan di buat cubang airnya. Dan itu sudah dilaksanakan di daerah kintamani yang sudah bisa dipergunakan untuk air minum maupun keperluan pertanian. “Jadi harus ada proposal dari masyarakat, kalau untuk di BWS harus ada proposal dari kepala desa.
Kita apresiasi pemkab badung sudah melaksanakan pengolahan air sungai. Termasuk yang dilakukan di labuhan bajo dengan membuat sumur bor sehingga bisa mengolah air laut menjadi air minum,” pungkasnya. BWN-04


































