Jadi Unggulan Desa Wanagiri Variasi Produk Dan Pemasaran Mie Talas Terus Dikembangkan

Iklan Home Page

Buleleng, baliwakenews.com

Desa Wanagiri, Kabupaten Buleleng terus berkembang menjadi desa wisata yang didukung oleh kearifan lokal. Bahkan desa Wanagiri, memiliki oleh-oleh khas yang hanya bisa ditemui di desa tersebut. Tim Pengabdian Dosen hibah institusi Universitas Warmadewa, berupa membantu pengembangan produk tersebut.

Ketua Tim Pengabdian, Ir. Luh Suriati, M. Si memaparkan bahwa kegiatan pengabdian ini adalah lanjutan kegiatan pengabdian tahun lalu yaitu aneka produk olahan talas pada kelompok Dasa Wisma Munduk Jaka Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng dengan topik pengembangan variasi produk dan pemasaran mie talas.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya dan Jajaran Ngelungsur Pawintenan di Kantor Bupati

Mie Talas yang menjadi kuliner dan oleh- oleh khas Wanagiri dikembangkan dengan beberapa variasi tambahan aneka sayuran. Mengingat mie adalah salah satu produk makanan favorit masyarakat maka produk ini sangat berpotensi untuk dikembangkan.

Dalam pembuatan mie diberikan perlakuan substitusi talas dan ubi ungu dengan tujuan mengurangi penggunaan tepung terigu. “Penambahan aneka sayur seperti sayur hijau, wortel, gonda dan sayuran lainya, untuk memberikan alternatif bagi anak-anak dan orang dewasa yang kesulitan mengkonsumsi sayuran dan sangat menyukai produk mie,” ungkapnya.

Baca Juga:  Hari Suci Kuningan dan Kesadaran Diri: Memuliakan Tri Śarīra di Era Digital

Produk mie yang selama ini dikenal adalah produk kaya karbohidrat dan miskin serat. Ir. Luh Suriati, M. Si memaparkan bahwa pembuatan mie sayur ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan gizi masyarakat khususnya serat, vitamin dan mineral. Masyarakat Wanagiri juga diberikan informasi tentang teknik pengkemasan dan labeling serta pemasaran produk.

“Penjualan secara online menjadi strategi pertama yang akan diterapkan untuk memasarkan mie talas ini. Kami harapkan masyarakat dapat menerapkan teknologi tepat guna pengolahan mie sayur, meningkatkan jiwa kewirausahaan, menambah pendapatan dan kesejahtraan masyarakat dimasa pandemi covid -19 saat ini dan dimasa mendatang,” pungkas Ir. Luh Suriati, M.Si yang damping oleh anggota tim Ir. Luh Kartini, M.Si, Dr. Ir. I Gede Pasek Mangku, M.P dan Ir. A.A. Ngurah Mayun Wirajaya, M.M.*BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR