Tak Seperti Biasanya, Teco Cugurra Mulai Kritisi Wasit

Iklan Home Page

Kuta, baliwakenews.com

Pasca laga Bali United melawan PSS Sleman di pekan perdana BRI Liga 1 Indonesia 2023/2024, 1 Juli 2023 lalu, pelatih kepala Bali United Stefano ‘Teco’ Cugurra dengan tegas menyebut enggan mengomentari soal kepemimpinan wasit. Bahkan ia menyuruh para wartawan yang dapat menilai wasit karena berada di tribun media atau penonton yang lebih jelas melihat kejadian di lapangan.

Tapi, pasca kekalahan atas Borneo FC, Teco mulai bersuara soal wasit. Bahkan ia menilai Bali United ‘tidak mendapat keadilan’ di dua pertandingan itu. “Ya, kami harus evaluasi setiap pertandingan karena pasti akan ada yang bagus dan kurang. Seperti saat lawan PSS Sleman, kami jauh lebih bagus tapi tidak beruntung karena bola terkena tiang gawang. Waktu itu juga harusnya bisa dapat penalti dan kiper mereka dapat kartu merah. Ketika skor 1-1, masih ada banyak waktu kami mungkin bisa menang di rumah,” ujar Coach Teco, Senin 10 Juli 2023.

Baca Juga:  Kejuaraan Liga Tenis Bali Bangkit, Club Tiba Tiba Tenis Badung Sabet Juara III

Situasi dari laga pertama itu ternyata masih berlanjut hingga pekan kedua yang dilakoni oleh Bali United. Bahkan salah satu pemain belakangnya, Elias Dolah harus ditandu ke rumah sakit setelah pertandingan berakhir. Hal itu dikarenakan ia mengalami pelanggaran yang cukup keras dan tidak dianggap pelanggaran keras oleh wasit yang memimpin. Saat itu Silverio Junio terlihat menendang kepala dari Elias Dolah hingga terjatuh saat berduel bola atas. Wasit yang memimpin pada laga itu adalah Abdul Aziz dibantu asisten wasit Mardiyono dan Mahmud Ansyori serta wasit cadangan Agus Fauzan.

Baca Juga:  Kadek Arel Ingin Bawa Bali United Rengkuh Kemenangan Saat Tandang ke Markas Persis

Padahal para pengadil lapangan tengah ini melihat kejadian yang berlangsung cukup keras tersebut di dalam kotak penalti dari Borneo FC Samarinda. Sementara jauh sebelum kejadian, pemain Bali United ketika menjaga pergerakan pemain Borneo hingga terjatuh di kotak penalti saat sepak pojok dengan cepat diberikan keputusan penalti.
“Sama juga waktu di Borneo ini, wasit berikan penalti buat Borneo karena tarik baju di kotak penalti. Sedangkan kami, kepala ditendang di kotak penalti tidak diberikan penalti. Padahal wasit lihat dengan jelas tapi tidak berikan pelanggaran. Maaf menurut saya ini tidak adil. Saya respek dengan Borneo dan lawan dari Bali United, kami kalah dari kualitas mereka. Tapi kesalahan besar ada di wasit,” tutup Teco. BWN-06

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR