Singaraja, baliwakenews.com
Memperingati Hari Kartini, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buleleng menggelar seminar serta Parade Berkebaya di Gedung Laksmi Graha, Kamis 27 April 2023.
Organisasi yang dipimpin Ny. Dewi Suyasa itu memaknai pahlawan emansipasi wanita Indonesia untuk menggelorakan semangat kaum wanita menghadapi disrupsi global.
Kegiatan yang merupakan serangkaian peringatan Hari Kartini ke – 144 itu mengambil tema “Merefleksi Semangat Kartini : Penguatan Karakter Perempuan di Era Disrupsi Global”. Seminar menghadirkan narasumber Nurul Jumiati, SE, S.Pd, M.Pd yang juga selaku instruktur public relation di Kampus BATC Denpasar.
Pada kesempatan tersebut juga digelar parade berkebaya yang diikuti oleh Ketua Unsur DWP dan Ketua Unsur Organisasi Wanita Se- Kabupaten Buleleng.
Sekda Suyasa menyampaikan posisi perempuan dalam konteks politik dan sosial budaya berpotensi sangat besar. Namun, potensi itu belum sepenuhnya dikembangkan karena karakter perempuan yang masih enggan untuk ikut terlibat.
Sekda Suyasa menambahkan kesetaraan gender bukan hanya tentang perjuangan perempuan, namun bagaimana menempatkan posisi wanita dan laki-laki setara. “Agar bisa setara maka perempuan membutuhkan penguatan karakter sehingga bisa bersaing, untuk mendukung hal tersebut maka penguatan pendidikan dan keterampilan sangatlah penting,” ucapnya.
Dengan itu perempuan dikatakan, akan mampu bersaing di era disrupsi tanpa meninggalkan kodrat sebagai figur seorang istri sekaligus ibu. “Disrupsi ini kelihatannya kecil tapi efeknya bisa mengubah sikap, perilaku, dan cara berpikir kita,” terangnya.
Ketua DWP Buleleng, Ny Dewi Suyasa menerangkan disrupsi adalah upaya dalam menuntaskan situasi dan kebiasaan lama yang biasa dilakoni, dan berubah menyesuaikan perkembangan global seperti sekarang. Oleh karena itu, kegiatan hari ini diharapkan agar membentuk wanita untuk bisa bergerak dinamis dengan menyertakan semangat Kartini di dalamnya.
“Dengan kegiatan ini seluruh anggota saya harapkan mampu menguatkan dirinya menjadi perempuan seutuhnya baik dalam keluarga. Tentunya juga dapat memberi pengaruh positif dalam lingkungan sekitarnya,” ucap Ny Dewi Suyasa.
Dikatakan kegiatan seperti ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahunnya. Tentunya dengan tetap menggelorakan semangat Kartini, namun dengan pengemasan yang berbeda mengarah kepada penguatan peran dan karakter anggota. BWN-03

































