Denpasar, baliwakenews.com
Menindaklanjuti Surat Edaran dari Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) Nomor HK.02.02/C/5565/2022, Pemerintah Kota Denpasar mulai melakukan booster kedua untuk lanjut usia atau lansia. Setelah vaksin booster dosis kedua untuk tenaga kesehatan selesai dilakukan.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, mengatakan Pemkot Denpasar sudah siap melaksanakan booster kedua dan dimulai hari ini, Kamis, 24 November 2022.
Syarat pemberian vaksin booster kedua bagi lansia, salah satunya harus sudah vaksin booster dosis pertama mininal 6 bulan. “Mulai hari ini sudah bisa dilakukan. Kami sudah menginformasikan ke perbekel, lurah, kaling sampai kelian untuk meneruskan informasi ini ke warganya,” kata Dewa Rai.
Ia menambahkan, pelaksanaan vaksinasi ini digelar di 40 fasilitas layanan kesehatan atau fasyankes. Adapun vaksin yang tersedia saat ini sebanyak 2.917 dosis jenis Pfizer. “Kami tetap koordinasi dengan Dinkes Provinsi, kalau habis amprah lagi ke Provinsi,” katanya.
Untuk tahap awal ini, booster kedua untuk lansia digelar di 40 fasyankes. Namun jika nantinya diperlukan jemput bola atau door to door pihaknya akan turun secara door to door. Dewa Rai menambahkan, adapun sasaran vaksin booster dosis kedua bagi lansia ini sebanyak 40 ribuan lansia. “Tapi pelayanan kami bukan booster kedua saja. Kalau ada lansia yang belum booster dosis pertama kami juga layani,” imbuhnya.
Pihaknya mengatakan, pelaksanaan booster kedua ini dilakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap Covid-19. Apalagi lansia merupakan kelompok yang rentan terhadap paparan Covid-19. Sementara itu, untuk kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar masih fluktuatif. Awalnya satu digit kini menjadi dua digit.
Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 55.421 kasus. Angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 53.954 orang (97,36 persen), meninggal dunia sebanyak 1.138 orang (2,05 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 329 orang (0,59 persen).*BWN-03


































