Denpasar, Baliwakenews.com
Asprov PSSI Bali memastikan cabang olahraga sepakbola di Porprov Bali 2022 mendatang diikuti hanya 7 tim saja. Dua kabupaten yakni Bangli dan Klungkung memilih absen karena berbagai pertimbangan.
Pengurus Asprov PSSI Bali, Nasser Attamimy, Rabu (21/9) mengatakan alasannya yakni permasalahan di anggaran. Pihaknya selaku pengurus Asprov tidak sampai masuk soal urusan anggaran yang memang minim diterima Askab Klungkung maupun Bangli hingga memilih absen di ajang Porprov Bali.
Semua itu menurutnya menjadi kebijakan KONI daerahnya masing-masing kepada anggota cabornya dalam hal ini Askab PSSI Klungkung dan Askab PSSI Bangli. “Kami di provinsi tidak bisa paksakan soal itu karena ini kebijakan KONI masing-masing,” ujar Nasser.
Hanya saja efek dari absennya kedua kabupaten itu yakni tak ada pesepakbola Klungkung maupun Bangli yang nantinya mengikuti atau lolos seleksi Pra-PON. Asprov PSSI Bali sendiri menjadikan ajang Porprov Bali 2022 mendatang sebagai wadah seleksi untuk pembentukan tim Pra-PON Bali 2023.
Selain itu, khusus Bangli, tim PS Bangli menjadi kehilangan hak suara dan tak lagi menjadi voter karena dicoret dari keanggotaan. Alasannya karena dari lima tahun terakhir PS Bangli tak mengikuti ajang atau event sepakbola tingkat provinsi mulai dari Liga 3, serta Piala Soeratin.
Untuk cabor sepakbola di Porprov Bali 2022 nanti digelar pada 14-26 November 2022 di Lapangan Beji Mandala Pecatu, Badung. BWN-06

































