Kedua Kaki Perampok Toko di Jalan Teuku Umar Ditembak

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Perampok Toko Gede (Alfamart) di Jalan Teuku Umar No. 48 C, Denpasar Barat, hanya tertunduk sambil duduk di kursi roda. Tersangka Rizki Sahputra (25) ditembak aparat Resmob Satuan Reskrim Polresta Denpasar. Tersangkanya yang tiada lain adalah mantan asisten kepala toko di TKP, dibekuk saat hendak kabur ke kampung halamannya di Bengkulu, Kamis (1/9).

Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo Pamungkas, didampingi Kasat Reskrim Kompol Mikael Hutabarat mengatakan, usai merampok Toko Gede, pada Selasa (30/8) pagi, tersangka bersembunyi di kosnya di Jalan Gunung Gede Gang Melon, Monang-Maning, Denpasar Barat. “Aksi pencurian itu telah direncanakan oleh tersangka. Tersangka pernah bekerja sebagai asisten kepala toko di TKP dan mengundurkan diri pada 2019. Karena tak memiliki pekerjaan akibat Covid-19, tersangka kemudian melakukan perampokan,” bebernya, Jumat (2/9).

Baca Juga:  Walikota Rai Mantra Harapkan PKK Jadi Pelopor Pencegahan Covid-19 di Keluarga

Tersangka lantas menuju TKP dan menunggu karyawan toko. Setelah Ni Made Ratna Sapitri (26) membuka toko, tersangka masuk dan mengambil golok di balik bajunya. “Tersangka lantas menodongkan golok ke leher karyawan toko seraya menyuruh menyerahkan kunci brankas. Hanya saja, karyawan itu tidak mau menyerahkan kunci,” ujar Bambang.

Tersangka lantas menyuruh karyawan naik ke lantai dua. Setibanya di tangga kedua tangan karyawan itu diikat kebelakang dengan kabel charger HP di toko. Tersangka yang melihat brankas di lantai dua dan mengancam karyawan dengan golok sambil menanyakan kunci brankas. “Karyawan itu mengatakan tidak tahu. Tersangka mengajak karyawan itu ke lantai satu menuju tempat DVR CCTV. Tersangka membuka laci meja kasir dan menemukan kunci brankas,” imbuhnya.

Baca Juga:  WNA Pelaku Wik-Wika di Seminyak Ditangkap

Karyawan asal Tabanan itu berusaha melarikan diri. Hingga sempat terjadi tarik-menarik antara tersangka dengan karyawan. Tersangka lantas membawa naik karyawan itu ke lantai dua. “Di tangga karyawan itu berhasil melarikan diri dan keluar toko meminta tolong,” ucap Bambang.

Tersangka lantas mengambil uang dalam brankas lebih dari Rp 5 juta, dua slop rokok Sampoerna Mild dan DVR CCTV. “Tersangka lantas keluar dari pintu masuk dan mengambil motor. Karyawan itu panik dan tak menyadari jika tersangka keluar dari pintu masuk toko,” beber Bambang.

Baca Juga:  Mahasiswa Asal Bangli Tewas dalam Kecelakaan Maut di Darmasaba

Usai kejadian itu, tim Resmob Satreskrim Polresta Denpasar melakukan penyelidikan. Pada Kamis siang, tersangka diketahui sedang berada di wilayah Jalan Kartika, Dauh Puri, Denpasar. “Tersangka ditangkap saat hendak pergi ke Bengkulu. Dia melakukan perlawanan dan kedua kaki tersangka ditembak. Anggota kami melakukan tindakan tegas terukur,” tegasnya. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR