Mamgupura, baliwakenews.com
Dengan tangan dan kaki dirantai lima orang penjambret dipamerkan di Ground Zero Jalan Legian, Kuta, Badung, Senin (8/8) sore. Dalam aksinya para tersangka, I Gede Eka Jaya (32), I Ketut Ririg (30), I Wayan Jangkep (25), I Komang Budiasih (25) dan I Wayan Gondol (26) khusus menyasar wisatawan lokal dan asing.
Kelima tersangka merupakan pemain lama jaringan Tianyar, Karangasem. Bahkan satu dari tersangka, I Wayan Gondol telah melakukan aksinya sebanyak 12 kali. “Mereka khusus menyasar handphone milik wisatawan. Modusnya mengendarai motor kemudian memepet korbannya dari belakang,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo Pamungkas, saat memimpin rilis.
Perwira polisi asal Solo, Jawa Tengah ini mengancam akan menindak tegas para pelaku jambret yang beraksi di wilayah Kuta. “Mulai hari ini, saya perintahkan anggota melakukan tindakan tegas terukur (menembak) para penjambret yang berulah di Kuta. Jangan main-main, Kuta harus aman ditengah mulai bangkitnya pariwisata pasca pandemi,” kata Bambang dengan nada meninggi.
Sementara itu, tertangkapnya para tersangka berdasarkan laporan para korban khususnya warga asing yang mengaku menjadi korban jambret di Kuta. “Anggota kami lantas melakukan penyelidikan dan menangkap para tersangka. Mereka kami tangkap sejak akhir Juli-awal Agustus 2022,” tegasnya. BWN-01


































