Mangupura, baliwakenews.com
Acara Vespa World Day Bali 2022 yang digelar di Pulau Peninsula, Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung, dari 9 Juni hingga 12 Juni menyimpan berbagai keunikan. Salah satunya harga Vespa klasik setara dengan harga dua unit mobil Pajero Sport yakni lebih dari Rp 1 miliar. Vespa langka bernilai fantastis tersebut dipajang di museum vespa di kawasan Bali Collection The Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung. Museum tersebut dibuka selama acara Vespa World Days (VWD) 2022 digelar di Bali. Vespa yang dipamerkan di museum tersebut berjumlah 58 unit mulai dari Vespa keluaran tahun 1949 hingga 2021.
Nilai vespa yang dipamerkan di museum Vespa tersebut diperkirakan mencapai belasan miliar rupiah. “Harga dan nilai Vespa unik. Bukan tahun perakitan yang membuat Vespa itu mahal, seperti kendaraan lainnya. Melainkan, original, langka dan sejarah yang dari Vespa itu sendiri. Semakin tua, maka pasti langka dan harganya lebih dari Rp 1 Miliar,” kata Joni, salah satu kolektor Vespa asal Jawa Tengah, yang hadir di acara VWD 2022.
Bahkan jenis Vespa yang diproduksi pada 1946 dibandrol hingga US$ 324 ribu atau setara Rp 4,3 milar. Vespa jenis itu saat dibuat hanya berjumlah 60 unit di seluruh dunia. “Vespa model SS 50 yang super langka sangat diburu kolektor bahkan ada yang membeli seharga Rp 1 miliar. Inilah keunikan Vespa, yang sebagian orang beranggapan kendaraan yang kerap mogok,” ucapnya sembari tertawa terkekeh-kekeh.
Sementara Koordinator Museum Vespa, Bambang Priambodo mengungkapkan, keberadaan museum ini untuk memberikan informasi sekaligus sosialisasi kepada vespitis -sebutan bagi pencinta Vespa terkait sejumlah Vespa yang memiliki kelebihan, khususnya unik dan limited edition. Selama ini, kata dia, mungkin banyak di antara para pencinta Vespa yang melihatnya di jalan, namun tidak bisa lebih rinci. Nah, kesempatan inilah yang baik bagi para vespitis untuk mengenal lebih dekat. “Jadi museum ini sebenarnya adalah sosialisasi kepada vespitis Indonesia, para penggemar Vespa Indonesia dan juga kolektor. Mungkin banyak yang belum melihat unit-unit ini dan inilah kesempatan mereka untuk melihat langsung,” jelas Bambang
Menurut Bambang, selain limited edition, Vespa yang mejeng di museum tersebut juga memiliki keunikan tersendiri, hingga ada pula yang harganya mencapai Rp 1 miliar lebih. Untuk Vespa yang memiliki keunikan, yakni Vespa yang dimodifikasi dengan motif batik. Selain itu ada pula yang memiliki keunikan berupa pedal tersendiri. Sehingga saat terjadi kerusakan, bisa digunakan seperti sepeda motor. Meski demikian, Bambang tidak merinci jenis dan pemilik Vespa tersebut lantaran permintaan sang pemilik agar menjaga privasi. “Kalau soal Vespa yang kita tampilkan di museum, memang memiliki kriteria tersendiri. Ada pula pemilik Vespa yang meminta untuk dirahasiakan, termasuk yang harganya Rp 1 miliar,” ucapnya.
Tidak hanya unik dan bernilai jual tinggi, ada juga satu unit Vespa yang memiliki nilai historis. Vespa tersebut dikeluarkan saat hari jadi ke-450 Kota Jakarta. Sehingga keluarlah seri tersebut dan masih dalam kondisi orisinil. Sang pemilik Vespa ingin memberikan informasi kepada Vespitis terkait nilai yang ada saat Vespa tersebut dirilis. “Berbicara di Indonesia Vespa yang langka jumlahnya sangat sedikit. Jadi itu yang kami coba tampilkan. Terutama yang di tahun tua dan ada juga beberapa seperti Cobe Briand. Kalau Cobe Briand itu tipe modern tapi limited yang 50 CC. Ada pula yang memiliki nilai historis, seperti Vespa yang dirilis saat ulang tahun Jakarta,” ungkap Bambang. BWN-01


































