Denpasar, baliwakenews.com
Belum genap berusia setahun, Koperasi Pemasaran Perempuan Katrisma Mandiri (PKM), Minggu 30 Januari 2022, menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) pertama. Pada kesempatan tersebut juga digelar Bazar Produk UMKM, binaan Koperasi PKM. Ini merupakan program Koperasi PKM dalam membantu pemasaran produk UMKM.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali, Wayan Mardiana saat membuka RAT Koperasi Pemasaran PKM, mengatakan Koperasi yang beranggotakan alumni SMA Negeri 3 Denpasar ini mampu tumbuh positif di tengah pandemi. Mardiana sangat mengapresiasi semangat para pengurus dan anggota Koperasi PKM, karena terbilang sangat aktif dalam menjalankan setiap program kerjanya. Selain itu sebagai koperasi yang berusia delapan bulan, Koperasi Pemasaran PKM membuktikan pertanggungjawabannya kepada anggota dengan menggelar RAT.
“Saya apresiasi Koperasi Katrisma Mandiri ini telah mampu melakukan RAT pada Januari ini. Saya sangat yakin koperasi ini bisa maju, apalagi Ketua-nya sangat gesit sekali, ditambah juga dengan kualitas anggota yang dimiliki yang merupakan alumni SMA 3 Denpasar yang pastinya merupakan orang-orang yang sukses dibidangnya, ” ucap Mardiana.
Mardiana menerangkan, RAT merupakan agenda penting yang wajib digelar sebagai bentuk pertanggungjawaban dari pengelolaan uang anggota. Selain itu kolaborasi, inovasi dan adaptasi tetap menjadi acuan Ketua Koperasi Pemasaran PKM dalam mengaplikasikan semua program kerjanya.
Ketua Koperasi Pemasaran Perempuan Katrisma Mandiri, Cok Istri Mirah, SE., MAP. , mengatakan pihaknya sangat percaya diri karena sudah mampu mengumpulkan SHU RP 6 juta lebih meski baru berusia delapan bulan. Selain itu ratio keuangan juga sudah bagus, meskipun lahir ditengah pandemi. Hingga saat ini Koperasi Pemasaran PKM sudah memiliki produk unggulan yang bisa dijual dengan baik seperti batik dan endek. “Pastinya kita berharap ke depan akan ada lebih banyak produk lagi. Apalagi tujuan utama kita adalah nembantu UMKM untuk bisa lebih maju,” ungkap Cok Istri Mirah.
Caranya sambung Cok Mirah, yaitu dengan melahirkan produk sesuai yang dibutuhkan di tengah pandemi ini. Sejalan dengan semangat tersebut, dirinya juga mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk berinisiatif ikut mengembangkan koperasi.
Sementara terkait kendala, Cok Istri Mirah mengatakan turunnya daya beli masyarakat yang diakibatkan karena pandemi ini, sehingga pihaknya berharap ada komitmen dari semua anggota untuk bisa bersama – sama membangun koperasi dengan ikut memasarkan, mempromosikan serta membeli produk – produk yang ada.
Penasehat Koperasi Pemasaran Perempuan Katrisma Mandiri yang juga Asisten 1 Pemprov Bali, Gede Indra Dewa Putra mengatakan dengan jumlah alumni yang mencapai lebih dari 10 ribu orang, kedepan koperasi diharapkan bisa optimal dalam merealisasikan program kerjanya. Hal tersebut dipandang sebagai peluang mengembangkan koperasi menjadi lebih besar.
“Sebagai koperasi pemasaran maka catatan saya adalah agar kualitas produk ditingkatkan dan manfaatkan digitalisasi untuk pemasaran. Jadi disesuaikan dengan keinginan pasar yang ada. Produk yang dipasarkan juga tetap mengutamakan kualitas sehingga orang akan datang lagi dan lagi untuk membeli. Pastinya dengan inovasi dan kolaborasi saya yakin di bawah kepemimpinan Bu Cok Mirah koperasi ini akan menjadi besar dan maju,” Gede Indra.
Dengan memanfaatkan potensi yang ada, produk yang berkualitas dan di dukung berbagai pihak seperti Dinas baik Kota dan Provinsi. “Koperasi ini bergerak di sektor rill pastinya peluang untuk meningkatkan skala usaha UMKM anggotanya bisa semakin luas, ” pungkasnya. *BWN-03





























